Beranda Daerah Gubernur Jateng Perkuat Perlindungan Buruh, Cegah PHK Sejak Dini

Gubernur Jateng Perkuat Perlindungan Buruh, Cegah PHK Sejak Dini

pendekatan yang diterapkan Pemprov Jateng sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah hadir lebih awal ketika perusahaan mulai menghadapi persoalan.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi ketika menerima Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi ketika menerima Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal (Foto:ist)

SEMARANG, Jatengnews.id – Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam memperkuat perlindungan pekerja melalui upaya pencegahan pemutusan hubungan kerja (PHK) dan peningkatan kesejahteraan buruh.

Apresiasi tersebut disampaikan usai bertemu Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (27/7/2026).

Menurut Iqbal, pendekatan yang diterapkan Pemprov Jateng sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah hadir lebih awal ketika perusahaan mulai menghadapi persoalan.

“Bahasa Presiden begini, kita harus melindungi yang lemah, bukan melindungi yang kuat. Yang kuat itu sudah diberi ruang oleh negara. Nah, yang lemah, kita hadir,” kata Said Iqbal.

Di Jawa Tengah, komitmen tersebut diwujudkan melalui pembentukan Satgas PHK yang bertugas mendeteksi persoalan perusahaan sejak dini. Selain itu, Pemprov juga memastikan hak-hak pekerja tetap dipenuhi apabila PHK tidak dapat dihindari.

Sejumlah program kesejahteraan turut dijalankan, mulai dari tarif Trans Jateng Rp1.000 bagi buruh, layanan daycare gratis untuk anak pekerja, Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan di kawasan industri, hingga pembentukan Koperasi Buruh Jawa Tengah Sejahtera.

Menanggapi persoalan PHK di PT Victory Apparel Semarang, Gubernur Ahmad Luthfi menilai penyebabnya tidak berdiri sendiri, melainkan dipengaruhi kondisi yang telah berlangsung cukup lama.

“Setelah melihat historinya, kayaknya memang terutama karena Covid, banjir bandang, dan kondisi keuangan perusahaan,” ujar Ahmad Luthfi.

Luthfi menambahkan, pendekatan preventif terhadap persoalan ketenagakerjaan telah diterapkan sejak dirinya menjabat Kapolda Jawa Tengah melalui Desk Ketenagakerjaan yang mengedepankan dialog dan mediasi.

Langkah tersebut kini diperkuat sebagai bagian dari upaya menjaga iklim ketenagakerjaan sekaligus melindungi kesejahteraan buruh di Jawa Tengah.

Penulis : Jaka N

Editor : Shodiqin

Exit mobile version