Beranda Daerah Pemkot Semarang Kebut Perbaikan Jalan, Ratusan Aduan Warga Sudah Ditangani

Pemkot Semarang Kebut Perbaikan Jalan, Ratusan Aduan Warga Sudah Ditangani

Partisipasi masyarakat melalui kanal pengaduan Lapor Semar Solusi AWP menjadi salah satu acuan utama dalam menentukan prioritas pekerjaan.

Perbaikan jalan Kota Semarang. (Foto : Dok Pemkot Semarang)
Perbaikan jalan Kota Semarang. (Foto : Dok Pemkot Semarang)

SEMARANG, Jatengnews.id – Pemerintah Kota Semarang terus mempercepat perbaikan infrastruktur jalan di berbagai wilayah sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat.

Melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU), penanganan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan lokasi yang memiliki tingkat kerusakan paling parah dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Partisipasi masyarakat melalui kanal pengaduan Lapor Semar Solusi AWP menjadi salah satu acuan utama dalam menentukan prioritas pekerjaan. Hingga 21 Juli 2026, tercatat sebanyak 781 laporan kerusakan jalan diterima pemerintah. Dari jumlah tersebut, 647 laporan telah diselesaikan, sedangkan 134 lainnya masih dalam proses penanganan.

Kepala DPU Kota Semarang, Suwarto, menjelaskan bahwa setiap laporan yang masuk tidak langsung ditangani, melainkan lebih dulu melalui proses verifikasi lapangan. Langkah tersebut diperlukan untuk memastikan kondisi kerusakan sekaligus menentukan metode penanganan yang paling tepat.

“Setiap aduan yang masuk melalui Lapor Semar Solusi AWP kami verifikasi terlebih dahulu di lapangan. Penanganannya disesuaikan dengan tingkat kerusakan, potensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, fungsi jalan, volume lalu lintas, serta dampaknya terhadap aktivitas masyarakat,” ujar Suwarto.

Ia menegaskan, apabila ditemukan kerusakan yang berpotensi mengancam keselamatan, DPU akan melakukan penanganan darurat sebagai langkah awal. Setelah kondisi dinilai aman, perbaikan permanen akan dilaksanakan berdasarkan hasil kajian teknis.

Menurut Suwarto, DPU juga memastikan status kewenangan setiap ruas jalan. Jika kerusakan berada pada jalan yang menjadi tanggung jawab instansi lain, pihaknya akan segera melakukan koordinasi agar penanganan dapat dipercepat.

Sejumlah pekerjaan telah berhasil diselesaikan, di antaranya perbaikan perkerasan aspal di Jalan Prof. Soedharto dan perbaikan crossing di Jalan Honggowongso. Sementara itu, perbaikan jalan paving di Jalan Tirto Usodo serta rehabilitasi gorong-gorong di Jalan Sidodadi, Kecamatan Mijen, masih berlangsung.

Selain itu, DPU juga tengah membangun grill saluran di kawasan Simpang Lima sebagai bagian dari upaya meningkatkan fungsi drainase sekaligus mengurangi potensi genangan saat hujan.

Tak hanya mengandalkan laporan warga, DPU secara rutin melakukan inspeksi lapangan untuk mendeteksi kerusakan sejak dini. Berbagai pekerjaan pemeliharaan, mulai dari penambalan jalan berlubang, perbaikan grill dan tutup saluran, hingga pemeliharaan drainase, terus dilakukan agar kondisi jalan tetap layak digunakan.

“Penanganan kerusakan jalan dilakukan secara bertahap karena setiap lokasi memiliki karakteristik dan tingkat kerusakan yang berbeda. Ada yang dapat diselesaikan dalam waktu singkat, namun ada pula yang membutuhkan waktu lebih lama karena menyangkut pekerjaan struktur, fabrikasi material khusus, maupun koordinasi dengan pihak lain,” jelasnya.

DPU Kota Semarang mengajak masyarakat untuk terus memanfaatkan kanal pengaduan resmi Pemkot Semarang apabila menemukan kerusakan jalan di lingkungannya. Dengan laporan yang masuk secara resmi, pemerintah dapat melakukan pendataan, verifikasi, dan penanganan secara lebih cepat dan tepat sasaran.

Melalui percepatan pemeliharaan infrastruktur ini, Pemkot Semarang berharap kualitas jalan di seluruh wilayah kota semakin baik sehingga mampu mendukung keamanan, keselamatan, serta kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari.

Penulis   : Alif Nazzala Rizqi

Editor     : Jaka Nuswantara

Exit mobile version