Beranda Ekonomi JNE Tebar Promo JTR, Ongkir Mulai Rp2.000 per Kg untuk Pengiriman se-Jawa

JNE Tebar Promo JTR, Ongkir Mulai Rp2.000 per Kg untuk Pengiriman se-Jawa

Selain membantu menekan biaya distribusi, program ini diharapkan turut mendukung kelancaran aktivitas UMKM dan perdagangan antardaerah di Pulau Jawa.

Layanan antar JNE. (Foto : Dok JNE)
Layanan antar JNE. (Foto : Dok JNE)

SEMARANG, Jatengnews.id – Kabar baik bagi pelaku UMKM dan masyarakat yang rutin mengirim barang dalam jumlah besar. JNE menghadirkan promo layanan JNE Trucking (JTR) dengan tarif khusus mulai Rp2.000 per kilogram untuk pengiriman dari Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ke berbagai wilayah di Pulau Jawa.

Program promo tersebut berlangsung mulai 13 Juli hingga 30 September 2026 dan dapat dimanfaatkan pelanggan di seluruh sales counter JNE wilayah Jateng-DIY.

Promo JTR ini berlaku untuk kiriman dengan berat mulai 10 kilogram, dengan tarif khusus untuk berat awal dan tambahan biaya per kilogram berikutnya.

Salah satu contohnya, pengiriman JTR dari Yogyakarta menuju Jakarta yang sebelumnya dikenakan tarif normal Rp55.000, kini cukup Rp40.000 untuk 10 kilogram pertama. Selanjutnya, pelanggan hanya dikenakan Rp4.000 untuk setiap kilogram berikutnya.

Sementara itu, pengiriman dengan rute antarkota di wilayah Jawa Tengah-DIY yang sebelumnya bertarif Rp45.000, melalui promo ini menjadi hanya Rp20.000 untuk 10 kilogram pertama, kemudian Rp2.000 untuk setiap kilogram berikutnya.

Promo tersebut berlaku khusus bagi pelanggan yang melakukan transaksi secara langsung dan membayar tunai di sales counter JNE. Tarif promo belum termasuk biaya asuransi, packing kayu, surcharge, maupun biaya karantina.

JNE Trucking merupakan layanan pengiriman kargo yang dirancang untuk mengakomodasi barang berukuran besar maupun kiriman dalam jumlah banyak.

Pengiriman JTR memanfaatkan armada truk melalui jalur darat dan laut sehingga menawarkan biaya yang lebih ekonomis. Layanan ini umumnya diperuntukkan bagi kiriman dengan berat minimal 10 kilogram.

Head of Sales Regional Jateng-DIY JNE, Dessy Laila, mengatakan promo tersebut dihadirkan untuk membantu masyarakat, terutama pelaku UMKM yang membutuhkan layanan distribusi dengan volume besar.

“Layanan JTR ini merupakan layanan yang sangat ekonomis di JNE. Dengan adanya promo ini semoga masyarakat, pelanggan khususnya UMKM yang biasanya kirim dalam volume besar lebih terbantu lagi karena diskon khusus yang diberikan sangat signifikan,” ujar Dessy.

Menurutnya, program tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen JNE dalam menghadirkan solusi pengiriman yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha.

JNE berharap promo ini dapat mendorong peningkatan transaksi sekaligus memberikan pengalaman layanan yang semakin positif bagi pelanggan.

“Promo ini kami laksanakan serentak di seluruh wilayah regional Jateng-DIY dengan harapan UMKM di wilayah tersebut juga turut mengalami peningkatan transaksi,” katanya.

Promo JTR tersebut mendapat sambutan positif dari pelaku usaha. Salah satunya Galih, pengusaha konveksi asal Yogyakarta yang rutin mengirim produk dalam jumlah besar.

Produk seperti kaos oblong, kaos polo hingga seragam custom untuk instansi dan komunitas membuat berat kirimannya bisa mencapai puluhan kilogram.

Ia mencontohkan pengiriman barang seberat 55 kilogram dari Yogyakarta ke Jakarta. Jika menggunakan tarif normal, biaya yang harus dikeluarkan mencapai Rp302.500.

Namun, dengan adanya promo JTR, biaya pengiriman tersebut turun menjadi sekitar Rp220.000.

“Sebagai contoh pengiriman ke Jakarta normalnya Rp302.500 per 55 kg. Karena program ini saya cukup bayar Rp220.000,” ujar Galih.

Melalui promo tersebut, JNE berharap masyarakat dan pelaku usaha dapat memanfaatkan layanan pengiriman barang dalam jumlah besar dengan biaya yang lebih kompetitif.

Selain membantu menekan biaya distribusi, program ini diharapkan turut mendukung kelancaran aktivitas UMKM dan perdagangan antardaerah di Pulau Jawa.

Penulis  : Alif Nazzala Rizqi

Editor     : Jaka Nuswantara

Exit mobile version