Beranda Daerah KKN-T IDBU 13 UNDIP Dorong Digitalisasi Desa Teras Lewat Pemasaran Melon dan...

KKN-T IDBU 13 UNDIP Dorong Digitalisasi Desa Teras Lewat Pemasaran Melon dan Administrasi RT

Program tersebut meliputi penguatan pemasaran digital greenhouse melon Kelompok Tani Ngudi Mulyo 2 melalui AgriConnect serta digitalisasi sistem perbendaharaan Rukun Tetangga (RT).

Tim Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Ilmu Pengetahuan dan Teknologi bagi Desa Binaan Universitas Diponegoro (KKN-T IDBU 13 UNDIP) Kelompok 3. (Foto : : Dok KKN Undip)
Tim Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Ilmu Pengetahuan dan Teknologi bagi Desa Binaan Universitas Diponegoro (KKN-T IDBU 13 UNDIP) Kelompok 3. (Foto : : Dok KKN Undip)

BOYOLALI, Jatengnews.id – Tim Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Ilmu Pengetahuan dan Teknologi bagi Desa Binaan Universitas Diponegoro (KKN-T IDBU 13 UNDIP) Kelompok 3 mendorong pemanfaatan teknologi digital di Desa Teras melalui dua program sosial kemasyarakatan di bidang sains dan teknologi.

Program tersebut meliputi penguatan pemasaran digital greenhouse melon Kelompok Tani Ngudi Mulyo 2 melalui AgriConnect serta digitalisasi sistem perbendaharaan Rukun Tetangga (RT). Kedua program ini dirancang untuk membantu masyarakat mengelola potensi usaha dan administrasi secara lebih efektif, terstruktur, dan berkelanjutan.

Melalui AgriConnect, mahasiswa KKN-T membantu pengelola greenhouse melon Mulya Farm memperkuat strategi pemasaran dengan memanfaatkan media digital. Program tersebut dilaksanakan secara bertahap, mulai dari penyusunan materi promosi, pembuatan media pemasaran, hingga sosialisasi kepada pengelola greenhouse.

Sebagai tindak lanjut, poster digital, leaflet, dan banner pemasaran diserahkan kepada pengelola greenhouse melon pada 22 Juli 2026. Media tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan produk melon premium sekaligus memperkuat identitas Mulya Farm.

Potensi greenhouse yang berada di Desa Teras dinilai cukup besar karena membudidayakan berbagai jenis melon premium. Namun, potensi tersebut masih menghadapi kendala dalam aspek promosi dan branding.

Selama ini, informasi mengenai greenhouse Mulya Farm masih terbatas dan belum banyak menjangkau masyarakat melalui platform digital. Pak Suratno, selaku pengelola sekaligus Ketua Kelompok Tani Ngudi Mulyo 2, sebenarnya telah memiliki media sosial WhatsApp dan Facebook. Namun, kedua platform tersebut sebelumnya lebih banyak digunakan sebagai sarana komunikasi dan belum dioptimalkan untuk kegiatan pemasaran.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN-T IDBU 13 menggagas AgriConnect sebagai upaya memperluas jangkauan promosi. Salah satu produk yang dikembangkan berupa template poster digital yang dapat digunakan untuk menginformasikan masa panen maupun membuka kegiatan kunjungan petik melon.

Poster tersebut dirancang agar mudah disebarluaskan melalui WhatsApp maupun Facebook. Informasi mengenai greenhouse Mulya Farm dipadukan dengan visualisasi melon premium sehingga diharapkan mampu meningkatkan daya tarik sekaligus memperkuat branding produk.

Selain poster digital, mahasiswa juga menyusun leaflet yang memuat informasi mengenai greenhouse, jenis-jenis melon yang dibudidayakan, serta karakteristik masing-masing varietas. Sementara itu, banner berukuran 3 x 1 meter dibuat sebagai identitas sekaligus media informasi yang dipasang di lokasi greenhouse.

Tak hanya menyasar sektor ekonomi, Tim KKN-T IDBU 13 juga membantu digitalisasi administrasi masyarakat melalui program digitalisasi perbendaharaan RT.05.

Program tersebut dilaksanakan secara bertahap sejak 8 Juli hingga 23 Juli 2026. Gagasan digitalisasi bermula dari tawaran Pak Bakdi selaku Ketua RT.05 yang juga bertanggung jawab dalam pengelolaan keuangan dan perbendaharaan warga.

Pak Bakdi meminta bantuan mahasiswa untuk merapikan dan menata kembali sistem pencatatan administrasi yang selama ini digunakan. Merespons kebutuhan tersebut, mahasiswa kemudian membantu melakukan digitalisasi melalui pembuatan serta pembaruan template Microsoft Excel.

Tim KKN-T mendesain ulang tampilan tabel agar lebih rapi, sederhana, dan mudah digunakan. Sejumlah rumus otomatis juga diintegrasikan untuk membantu proses perhitungan serta mengurangi potensi kesalahan pencatatan.

Dalam tahap implementasi, sistem administrasi menggunakan Microsoft Excel dilengkapi berbagai fungsi otomatisasi, seperti SUM untuk menghitung saldo, fungsi logika untuk membantu klasifikasi pemasukan dan pengeluaran, serta format tanggal otomatis.

Penggunaan sistem tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko kesalahan input manual sekaligus mempermudah pengurus dalam memantau kondisi keuangan RT.

Mahasiswa juga memberikan pendampingan secara langsung kepada pengurus RT.05. Pelatihan dilakukan secara bertahap agar pengurus mampu memasukkan data transaksi, melakukan pencatatan, hingga memantau arus kas secara mandiri.

Monitoring dan evaluasi turut dilakukan secara berkala untuk memastikan seluruh rumus dapat berjalan dengan baik, fitur mudah dipahami, dan sistem siap digunakan dalam pengelolaan kebendaharaan dalam jangka panjang.

Pelaksanaan kedua program tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Pengelola greenhouse melon Kelompok Tani Ngudi Mulyo 2 menyampaikan apresiasi atas media promosi yang diberikan mahasiswa.

Media berupa poster digital, leaflet, dan banner dinilai dapat membantu memperkenalkan greenhouse serta produk melon premium kepada masyarakat secara lebih luas.

Sementara itu, pengurus RT.05 juga memberikan tanggapan positif terhadap penerapan sistem administrasi berbasis Excel. Sistem baru dinilai membantu membuat proses pencatatan dan pengelolaan data keuangan menjadi lebih mudah dan terstruktur.

Program tersebut menjadi salah satu bentuk penerapan teknologi sederhana yang diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pemanfaatannya pun tidak berhenti setelah kegiatan KKN selesai, tetapi dapat terus dikembangkan sesuai kebutuhan masyarakat.

Pelaksanaan program KKN-T IDBU 13 UNDIP tersebut sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi serta SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur.

Melalui AgriConnect, mahasiswa turut membantu memperluas akses pemasaran produk greenhouse melon sehingga berpotensi membuka peluang pasar dan meningkatkan nilai ekonomi usaha tani di tingkat desa.

Sementara digitalisasi administrasi RT menjadi bentuk inovasi tepat guna dalam mendorong tata kelola keuangan masyarakat yang lebih tertata, efisien, dan berbasis teknologi.

Dengan adanya kedua program tersebut, pemanfaatan teknologi digital di Desa Teras diharapkan dapat terus berkembang. Penguatan pemasaran greenhouse Kelompok Tani Ngudi Mulyo 2 diharapkan mampu memperluas jangkauan produk, sedangkan digitalisasi administrasi RT.05 dapat membantu menciptakan pengelolaan data yang lebih rapi dan efisien.

Program ini sekaligus menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan menerapkan digitalisasi dalam berbagai aktivitas ekonomi maupun administrasi secara berkelanjutan.

Penulis  : Tim Mahasiswa KKN

Editor    : Alif Nazzala Rizqi

Exit mobile version