
Demak, JatengNews.id– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Inisiatif Terprogram (MIT) ke-22 Posko 130 UIN Walisongo Semarang mendampingi pelaksanaan program pembiasaan literasi digital di SD Negeri 2 Kramat, Desa Kramat, Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun kecakapan digital siswa sejak usia sekolah dasar agar mampu memanfaatkan teknologi secara aman, cerdas, dan bertanggung jawab.
Program literasi digital merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap hari Selasa di SD Negeri 2 Kramat.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN UIN Walisongo turut memimpin dan mendampingi siswa selama proses pembelajaran.
Bekali Siswa Hadapi Era Digital
Pendampingan dilakukan melalui penyampaian materi dasar literasi digital, praktik penggunaan perangkat teknologi, serta diskusi interaktif mengenai pemanfaatan internet sebagai sarana belajar.
Narasumber kegiatan, Suhartini, S.Pd.I., M.Pd., menegaskan bahwa kemampuan literasi digital perlu ditanamkan sejak dini agar siswa mampu menyaring informasi dan menggunakan teknologi secara bijak.
“Literasi digital bukan hanya soal mampu mengoperasikan gawai, tetapi juga bagaimana anak-anak dapat memahami informasi yang benar, mengenali potensi risiko, serta menggunakan teknologi secara bertanggung jawab,” ujarnya.
Menurutnya, pembiasaan tersebut diharapkan mampu membentuk karakter siswa yang tidak hanya cakap menggunakan teknologi, tetapi juga memiliki etika dan kesadaran dalam beraktivitas di ruang digital.
“Harapannya, anak-anak tumbuh menjadi generasi yang melek digital, mampu memanfaatkan teknologi untuk belajar, serta tetap menjunjung etika dan keamanan dalam menggunakan internet,” tambahnya.
Mahasiswa KKN Berikan Pendampingan Interaktif
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa KKN MIT Posko 130 UIN Walisongo aktif mendampingi siswa memahami konsep dasar literasi digital melalui metode yang komunikatif dan menyenangkan. Pendekatan ini dilakukan agar materi lebih mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar.
Koordinator Desa (Kordes) KKN MIT ke-22 Posko 130 Desa Kramat, Ridho Ardiansyah, mengatakan keterlibatan mahasiswa merupakan bentuk kontribusi nyata dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di desa.
“Kami ingin mendampingi siswa agar lebih siap menghadapi perkembangan teknologi. Dengan metode yang interaktif, kami berharap literasi digital dapat dipahami sejak dini dan menjadi bekal yang bermanfaat bagi mereka di masa depan,” katanya.
Ridho menambahkan, penguasaan literasi digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan perangkat, tetapi juga membangun sikap kritis, bertanggung jawab, dan bijak dalam memanfaatkan informasi.
Melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN UIN Walisongo, SD Negeri 2 Kramat, dan Pemerintah Desa Kramat, program pembiasaan literasi digital diharapkan terus berlanjut sebagai upaya mencetak generasi muda yang cakap teknologi, kritis terhadap informasi, dan siap menghadapi tantangan era digital.
Penulis: Tim Mahasiswa KKN UIN Walisongo
Editor: R. D. Pramesti