Beranda Daerah Mahasiswa KKN-T Undip Kenalkan Website KALOKA kepada OPP 45 Desa Sobokerto

Mahasiswa KKN-T Undip Kenalkan Website KALOKA kepada OPP 45 Desa Sobokerto

KALOKA merupakan repositori digital yang menghimpun berbagai pengetahuan, praktik, serta pengalaman masyarakat Desa Sobokerto dalam mengelola potensi desa.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IDBU 07 Universitas Diponegoro menggelar Sosialisasi dan Pelatihan Website KALOKA kepada Organisasi Pemuda Pemudi (OPP) 45 Desa Sobokerto. (Foto : Dok KKN)
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IDBU 07 Universitas Diponegoro menggelar Sosialisasi dan Pelatihan Website KALOKA kepada Organisasi Pemuda Pemudi (OPP) 45 Desa Sobokerto. (Foto : Dok KKN)

BOYOLALI, Jatengnews.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IDBU 07 Universitas Diponegoro (Undip) mendorong pemanfaatan teknologi digital untuk memperkuat dokumentasi dan pelestarian kearifan lokal Desa Sobokerto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Website KALOKA kepada Organisasi Pemuda Pemudi (OPP) 45 Desa Sobokerto yang digelar pada Kamis (6/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja multidisiplin bertajuk strategi komunikasi dan diseminasi program KALOKA.

KALOKA merupakan repositori digital yang menghimpun berbagai pengetahuan, praktik, serta pengalaman masyarakat Desa Sobokerto dalam mengelola potensi desa. Beragam informasi di dalamnya mencakup budidaya keramba di Waduk Cengklik hingga berbagai bentuk kearifan lokal yang berkembang di tengah masyarakat.

Platform tersebut dapat diakses melalui laman kaloka.my.id. Kehadiran KALOKA diharapkan tidak sekadar menjadi tempat penyimpanan dokumentasi, tetapi juga menjadi media untuk memperkenalkan kekayaan lokal Desa Sobokerto agar dapat dikenal dan dimanfaatkan secara lebih luas.

Program ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin ke-11 mengenai Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan serta poin ke-17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Sebagai bagian dari strategi diseminasi, Miftahul Khasanah dari Tim KKN-T IDBU 07 turut menyiapkan media promosi berupa poster digital yang dilengkapi kode QR menuju laman resmi KALOKA.

Media tersebut dirancang agar masyarakat dapat mengakses website dengan lebih mudah hanya melalui pemindaian kode QR. Selain itu, informasi mengenai KALOKA juga dipublikasikan melalui akun Instagram desa untuk memperluas jangkauan pengenalan platform digital tersebut.

Dalam kegiatan sosialisasi, mahasiswa memperkenalkan tampilan serta sejumlah fitur yang tersedia di website KALOKA. Peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai jenis informasi yang dapat diakses, cara menggunakan website, hingga mekanisme pengelolaan dan pembaruan konten.

Tidak hanya berupa pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik secara langsung. Perwakilan OPP 45 mencoba menelusuri berbagai konten di dalam website sekaligus mempelajari alur pengelolaan informasi yang nantinya dapat dilakukan secara mandiri.

Salah satu anggota Tim IT KALOKA mengatakan bahwa website tersebut sengaja dirancang dengan alur sederhana agar mudah dipahami oleh masyarakat, termasuk warga yang belum terbiasa mengelola platform digital.

“Kami sengaja membuat alur website ini sesederhana mungkin supaya OPP 45 nggak kesulitan saat harus mengelola dan memperbarui kontennya sendiri nanti. Harapannya, KALOKA bisa terus hidup meski masa KKN kami sudah selesai,” ujar perwakilan Tim IT KALOKA.

Melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan tersebut, OPP 45 diharapkan tidak hanya memahami cara mengakses KALOKA, tetapi juga mampu mengambil peran dalam menjaga keberlanjutan platform tersebut.

Keterlibatan pemuda desa dinilai penting untuk memastikan dokumentasi mengenai potensi dan kearifan lokal Sobokerto tetap diperbarui dari waktu ke waktu. Dengan demikian, berbagai pengetahuan dan pengalaman masyarakat tidak berhenti sebagai dokumentasi, tetapi dapat terus dimanfaatkan oleh generasi berikutnya.

Ke depan, pengelolaan KALOKA diharapkan dapat dilakukan secara mandiri oleh masyarakat Desa Sobokerto. Website tersebut pun diharapkan berkembang menjadi salah satu identitas digital desa yang mampu memperkenalkan potensi, budaya, serta kearifan lokal Sobokerto kepada masyarakat yang lebih luas.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa kolaborasi antara mahasiswa dan pemuda desa dapat menjadi langkah strategis dalam memanfaatkan teknologi untuk menjaga pengetahuan lokal sekaligus memperkuat keberlanjutan pembangunan desa.


Penulis   : Tim Mahasiswa KKN

Editor      : Alif Nazzala Rizqi

Exit mobile version