Beranda Daerah Jelang HUT RI ke-81, KKN UIN Walisongo Turun Gunung Bersama Warga Srandil...

Jelang HUT RI ke-81, KKN UIN Walisongo Turun Gunung Bersama Warga Srandil Bersihkan Lingkungan

Medan jalan yang menanjak tak menyurutkan langkah mahasiswa dan warga untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan serta merawat tradisi gotong royong.

KKN UIN WS bersih lingkungan
Mahasiswa KKN MIT-22 UIN Walisongo Posko 62 bersama warga Dusun Srandil bergotong royong membersihkan jalan menjelang HUT ke-81 RI, Minggu (2/8/2026)(Foto: Dok KKN) (Foto: Dok KKN).

Semarang, JatengNews.id— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT-22 UIN Walisongo Semarang Posko 62 turut mengikuti kerja bakti serentak bersama warga Dusun Srandil, Desa Sepakung, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Minggu (2/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat semangat gotong royong menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kerja bakti dilaksanakan secara serentak di sejumlah dusun di Desa Sepakung. Di Dusun Srandil, warga, perangkat dusun, dan mahasiswa KKN berkumpul di titik pertemuan di jembatan perbatasan dusun sebelum bersama-sama membersihkan jalan lingkungan.

Kegiatan difokuskan pada pembersihan jalan dusun yang memiliki kondisi menanjak dan berkelok karena berada di kawasan lereng gunung. Warga dan mahasiswa membersihkan rumput liar di sepanjang jalan serta mengumpulkan sampah di sejumlah titik yang telah ditentukan.

Meskipun medan cukup berat, antusiasme warga dan mahasiswa KKN tetap terjaga. Mereka bekerja bersama membersihkan jalur lingkungan yang menjadi akses aktivitas masyarakat sehari-hari.

Koordinator Desa KKN Posko 62, Muhammad Bachrul Alam, mengatakan keterlibatan mahasiswa dalam kerja bakti merupakan bentuk pengabdian yang tidak hanya diwujudkan melalui program kerja, tetapi juga melalui kebersamaan dengan masyarakat.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami belajar bahwa pengabdian kepada masyarakat bisa dimulai dari hal-hal sederhana. Kerja bakti menjadi momen untuk membangun kedekatan dengan warga sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan,” ujar Muhammad Bachrul Alam.

Kepala Dusun Srandil, Turmidi, turut mengapresiasi keikutsertaan mahasiswa KKN dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat penting untuk membangun kebersamaan dan menunjukkan kepedulian terhadap kehidupan warga.

“Yang diinginkan masyarakat itu teman-teman KKN terlihat ikut serta dalam kegiatan. Kalau ada kegiatan, ikut susah senang bersama warga. Nanti itu akan terbalas dengan sendirinya. Yang penting kita bisa hidup rukun dan kebersamaan itu tetap terjaga,” kata Turmidi.

Selain menjaga kebersihan, kerja bakti tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa KKN untuk berinteraksi secara langsung dengan masyarakat. Keterlibatan dalam kegiatan warga juga membantu mahasiswa memahami kondisi sosial dan kehidupan masyarakat di lokasi pengabdian.

Bagi mahasiswa KKN, kegiatan tersebut menjadi pengalaman untuk menerapkan nilai gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.

Kolaborasi antara mahasiswa, perangkat dusun, dan warga diharapkan dapat memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat.

Kerja bakti serentak di Desa Sepakung sekaligus menunjukkan bahwa kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

Semangat gotong royong yang terjaga diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman sekaligus menyemarakkan momentum menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Penulis: Tim Mahasiswa KKN UIN Walisongo
Editor: R. D. Pramesti

Exit mobile version