
KLATEN, Jatengnews.id – Beras Delanggu dikenal sebagai salah satu komoditas unggulan Kabupaten Klaten dengan cita rasa pulen, aroma khas, dan kualitas yang diminati masyarakat. Di tengah semakin beragamnya produk beras kemasan, identitas visual menjadi bagian penting untuk membuat produk lokal lebih mudah dikenali sekaligus meningkatkan daya saing di pasar.
Kondisi tersebut mendorong mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler (KKN-R) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) memberikan pendampingan kepada UMKM Beras Asli Delanggu “KAMADJAYA” di Desa Karang, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten.
Pendampingan dilakukan Tim KKN UNDIP dengan fokus pada pembuatan logo dan desain kemasan. Program ini diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah produk sekaligus memperkuat identitas Beras Asli Delanggu “KAMADJAYA”.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tema multidisiplin KKN-R Undip, yakni “Penguatan Ketahanan Pangan Berkelanjutan melalui Pemberdayaan Masyarakat, Keamanan Pangan, dan Peningkatan Nilai Tambah Produk Lokal”.
Program ini juga mendukung pencapaian SDGs poin 2 atau Zero Hunger melalui penguatan hasil pertanian lokal serta SDGs poin 8 atau Decent Work and Economic Growth melalui peningkatan daya saing UMKM.
KAMADJAYA Diperkuat dengan Identitas Visual
Pendampingan diawali pada Selasa (28/7/2026) melalui diskusi dan wawancara bersama pemilik UMKM. Tahapan tersebut dilakukan untuk menggali kebutuhan usaha sekaligus memahami karakteristik produk yang akan dituangkan dalam desain.
Informasi dari hasil diskusi kemudian menjadi dasar pembuatan logo dan desain kemasan beras ukuran 5 kilogram. Kemasan dirancang tidak hanya mengutamakan tampilan visual, tetapi juga memuat informasi yang dibutuhkan konsumen.
Desain kemasan menampilkan logo “KAMADJAYA” dengan ikon bulir padi. Identitas pengelola, yakni Paguyuban Negeri Bumi Langit Wedatama, turut dicantumkan dalam desain tersebut.
Kemasan juga memuat pilihan varietas beras yang tersedia, antara lain Rojolele, Mentik Wangi, dan C4. Informasi tersebut diharapkan memudahkan konsumen mengenali produk serta memilih varietas sesuai kebutuhannya.
Serahkan 100 Kemasan dan Master Desain
Sebagai tindak lanjut pendampingan, mahasiswa KKN-R Undip menyerahkan 100 lembar kemasan yang telah dicetak kepada pemilik UMKM pada Selasa (4/8/2026).
Selain kemasan siap pakai, mahasiswa juga menyerahkan blueprint atau print-ready file sebagai berkas master desain. Berkas tersebut dapat digunakan pemilik usaha untuk mencetak kembali kemasan secara mandiri ketika persediaan habis.
Penyerahan master desain menjadi bagian penting dari program pendampingan agar hasil yang diberikan tidak berhenti pada pencetakan kemasan awal, tetapi dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh UMKM.
Melalui pendampingan tersebut, UMKM Beras Asli Delanggu “KAMADJAYA” kini memiliki identitas visual melalui logo dan kemasan baru yang disesuaikan dengan karakteristik produknya.
Kemasan yang lebih informatif diharapkan membantu konsumen mengenali produk dengan lebih mudah sekaligus memberikan nilai tambah bagi beras lokal yang dipasarkan.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN-R Undip dalam mendukung pengembangan UMKM berbasis potensi lokal. Dengan penguatan identitas produk, Beras Asli Delanggu “KAMADJAYA” diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk memperluas pemasaran dan meningkatkan nilai jual produk lokal.
Penulis : Tim Mahasiswa KKN
Editor : Alif Nazzala Rizqi