Beranda Daerah HUT ke-81 Jateng Jadi Momentum Perkuat Solidaritas untuk Korban Bencana NTT

HUT ke-81 Jateng Jadi Momentum Perkuat Solidaritas untuk Korban Bencana NTT

Perayaan tersebut juga menjadi ajang memperkuat solidaritas untuk masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi ketika peringati HUT ke 81 Jateng di Boyolali
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi ketika peringati HUT ke 81 Jateng di Boyolali (Foto:ist)

BOYOLALI, Jatengnews.id – Peringatan HUT ke-81 Jawa Tengah di Kabupaten Boyolali tidak hanya menjadi momentum memperingati perjalanan provinsi selama 81 tahun. Perayaan tersebut juga menjadi ajang memperkuat solidaritas untuk masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengajak seluruh peserta upacara menundukkan kepala dan mendoakan masyarakat NTT dalam upacara HUT ke-81 Jateng di Alun-alun Kidul Kabupaten Boyolali, Rabu (19/8/2026).

Menurut Luthfi, suasana duka yang dialami masyarakat NTT menjadi alasan peringatan HUT ke-81 Jateng tahun ini dilaksanakan secara sederhana.

“Upacara peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah kali ini kita laksanakan kegiatan yang sederhana. Kita ikut berbelasungkawa serta mendoakan saudara-saudara kita di NTT segera recovery dan saudara yang meninggal husnul khotimah,” kata Luthfi sebelum memimpin doa.

Kepedulian Jawa Tengah terhadap korban bencana NTT juga telah diwujudkan melalui pengiriman relawan dan ribuan paket bantuan pada 17 Agustus 2026.

Luthfi menegaskan, bantuan tersebut merupakan bagian dari misi kemanusiaan. Ia meminta para relawan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terdampak.

“Ini adalah kegiatan kemanusiaan. Berikan yang terbaik, Jawa Tengah sangat peduli terhadap masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.

Tak berhenti pada bantuan tahap pertama, Luthfi juga meminta Sekretaris Daerah dan Wakil Gubernur Jawa Tengah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk menyiapkan bantuan lanjutan bagi masyarakat NTT.

Menurutnya, semangat kepedulian tersebut sejalan dengan tema HUT ke-81 Jateng, “Gumregut Nyawiji”. Tema itu menggambarkan semangat bekerja keras, pantang menyerah, sekaligus menyatukan kekuatan masyarakat.

“Jawa Tengah Wolung Puluh Siji, Gumregut Nyawiji menggambarkan semangat untuk terus bekerja keras, tidak mudah menyerah, dan menyatukan seluruh kekuatan masyarakat,” ujar Luthfi.

Peringatan HUT ke-81 Jateng di Boyolali pun menjadi pengingat bahwa pembangunan dan kemajuan daerah tidak hanya diukur dari capaian pembangunan. Solidaritas, gotong royong, dan kepedulian terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah juga menjadi bagian penting dari semangat Jawa Tengah.

Penulis : Jaka N

Editor : Shodiqin

Exit mobile version