Beranda Daerah Job Fair Jateng Tawarkan 4.617 Lowongan, 51 Penyandang Disabilitas Ikut Cari Kerja

Job Fair Jateng Tawarkan 4.617 Lowongan, 51 Penyandang Disabilitas Ikut Cari Kerja

Sebanyak 4.617 lowongan pekerjaan dari lebih dari 40 perusahaan ditawarkan kepada pencari kerja.

Para pencari kerja yang berada di Job Fair Jateng di Kantor Disnakertrans Jawa Tengah
Para pencari kerja yang berada di Job Fair Jateng di Kantor Disnakertrans Jawa Tengah (Foto:Kamal)

SEMARANG, Jatengnews.id – Kesempatan kerja terbuka lebar dalam Job Fair Jateng yang digelar dalam rangka Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah. Sebanyak 4.617 lowongan pekerjaan dari lebih dari 40 perusahaan ditawarkan kepada pencari kerja.

Job fair yang berlangsung 20–21 Agustus 2026 tersebut menjadi salah satu ruang bagi masyarakat untuk bertemu langsung dengan perusahaan. Pencari kerja tidak hanya dapat melihat informasi lowongan, tetapi juga berkonsultasi, memilih posisi sesuai kompetensi, hingga mengikuti proses wawancara.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Tengah Ahmad Aziz mengatakan antusiasme masyarakat terhadap job fair masih tinggi meski informasi lowongan pekerjaan kini mudah diakses secara daring.

“Kalau yang mengikuti job fair ini ada 40 perusahaan lebih. Lowongannya ada 4.617,” kata Aziz.

Pada hari pertama, jumlah pengunjung diperkirakan mencapai 1.500 hingga 2.000 orang. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, dari sekitar 5.000–6.000 pencari kerja yang mendaftar secara daring, sekitar 3.500–4.000 orang biasanya hadir langsung selama dua hari pelaksanaan.

51 Penyandang Disabilitas Ikut Berburu Kerja

Job Fair Jateng juga memberikan kesempatan yang sama bagi penyandang disabilitas. Sebanyak 51 pencari kerja disabilitas telah terdata untuk mengikuti kesempatan kerja melalui kegiatan tersebut.

Aziz menegaskan perusahaan peserta tidak diperbolehkan mencantumkan persyaratan yang bersifat diskriminatif dalam proses rekrutmen. Perusahaan diminta mengutamakan kualifikasi dan kompetensi calon pekerja.

“SE kan berlaku untuk seluruh Indonesia. Harus kita taati,” tegasnya.

Perusahaan juga didorong menyediakan aksesibilitas serta fasilitas yang dibutuhkan pekerja disabilitas.

“Kalau ada 100 tenaga kerja, satu harus dari teman-teman disabilitas,” ujarnya.

Lowongan yang tersedia berasal dari berbagai sektor, seperti manufaktur, jasa, perhotelan, outsourcing, hingga rumah sakit. Sejumlah perusahaan juga menawarkan peluang kerja di luar Jawa Tengah, termasuk sektor perkebunan di Kalimantan dan Sumatera.

Selain itu, tersedia kesempatan bekerja maupun mengikuti program magang ke Jepang, termasuk bidang keperawatan, serta peluang menjadi pekerja migran Indonesia.

“Kita sediakan semuanya lengkap. Monggo silakan para pencari kerja untuk bisa datang, mengakses, melihat secara langsung. Kalau cocok silakan daftar,” kata Aziz.

Serapan Tenaga Kerja Capai 262.783 Orang

Disnakertrans Jateng mencatat hingga akhir Juli 2026, serapan tenaga kerja di Jawa Tengah mencapai 262.783 orang.

Dari jumlah tersebut, lebih dari 213 ribu orang terserap pada perusahaan yang berada di Jawa Tengah. Sementara serapan tenaga kerja ke luar negeri mencapai sekitar 44.339 orang.

Selain itu, sebanyak 5.227 orang tercatat mengikuti program magang ke Jepang.

Capaian tersebut menunjukkan upaya perluasan kesempatan kerja terus dilakukan, baik melalui pasar kerja dalam negeri, peluang kerja luar daerah dan luar negeri, maupun program pemagangan bagi tenaga kerja Jawa Tengah.

Penulis : M Kamal

Editor : Jaka N

Exit mobile version