Beranda Daerah KKN UIN Walisongo Tambakrejo Edukasi Anti-Bullying, Ajak Siswa SD Berani Bersuara

KKN UIN Walisongo Tambakrejo Edukasi Anti-Bullying, Ajak Siswa SD Berani Bersuara

KKN MIT UIN Walisongo Posko 197 menanamkan nilai empati, keberanian bersuara, dan sikap saling menghargai melalui edukasi anti-bullying bagi siswa SDN 02 Tambakrejo.

anti bullying kkn uin walisongo
Mahasiswa KKN MIT UIN Walisongo Posko 197 menyampaikan edukasi anti-bullying kepada siswa SDN 02 Tambakrejo, Kecamatan Patebon, Kendal, Senin (3/8/2026) (Foto: Dok KKN).

Kendal, JatengNews.id— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT UIN Walisongo Semarang Posko 197 Desa Tambakrejo menggelar sosialisasi anti-bullying di SDN 02 Tambakrejo, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Senin (3/8/2026).

Kegiatan ini mengajak siswa memahami bahaya perundungan, berani menyuarakan pengalaman, serta membangun sikap saling menghargai di lingkungan sekolah.

Sosialisasi diikuti siswa kelas III, IV, V, dan VI. Pemilihan peserta dari jenjang tersebut dilakukan agar materi mengenai bullying lebih mudah dipahami dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN menyampaikan materi mengenai pengertian bullying, faktor penyebab, bentuk-bentuk perundungan, dampak bagi korban maupun lingkungan sekitar, serta langkah-langkah pencegahannya.

Penyampaian materi dikemas secara interaktif agar siswa lebih mudah memahami persoalan bullying. Kegiatan diawali dengan pemutaran film pendek yang menggambarkan situasi perundungan. Melalui tayangan tersebut, siswa diajak mengenali berbagai perilaku yang termasuk bullying serta memahami dampaknya terhadap orang lain.

Mahasiswa KKN kemudian mengajak siswa berdiskusi mengenai pentingnya membangun hubungan yang sehat dengan teman sebaya. Siswa juga didorong untuk tidak takut berbicara atau meminta bantuan apabila mengalami maupun menyaksikan tindakan perundungan.

Edukasi tersebut menekankan bahwa bullying bukan sekadar candaan. Perkataan, tindakan, maupun perilaku yang dilakukan secara berulang dan dapat menyakiti atau merendahkan orang lain perlu dihindari.

Pihak SDN 02 Tambakrejo menyambut positif pelaksanaan sosialisasi tersebut. Edukasi mengenai pencegahan bullying dinilai penting diberikan sejak dini agar siswa memiliki kesadaran untuk menghormati teman, menghargai perbedaan, serta membangun interaksi yang positif.

Selain mendapatkan pemahaman mengenai bullying, siswa juga diajak membangun komitmen bersama melalui ikrar anti-bullying. Seluruh peserta berjanji untuk tidak melakukan tindakan perundungan maupun membiarkan bullying terjadi di lingkungan sekolah.

Ikrar tersebut menjadi salah satu upaya menanamkan keberanian kepada siswa untuk mengambil sikap ketika menemukan tindakan yang dapat merugikan atau menyakiti teman. Siswa juga diarahkan untuk membangun kepedulian dan empati terhadap lingkungan sekitar.

Setelah rangkaian sosialisasi selesai, kegiatan ditutup dengan pembagian makanan ringan kepada peserta dan foto bersama antara siswa, pihak sekolah, dan mahasiswa KKN.

Mahasiswa KKN MIT UIN Walisongo Semarang Posko 197 berharap edukasi anti-bullying tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan sosialisasi, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui penguatan nilai empati, kepedulian, keberanian bersuara, dan sikap saling menghargai, kegiatan tersebut diharapkan turut mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh siswa SDN 02 Tambakrejo.

Penulis: Tim Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 197
Editor: R. D. Pramesti

Exit mobile version