GROBOGAN, Jatengnews.id – Mahasiswa KKN Berdampak Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 52 menggelar edukasi literasi digital bertajuk “Sosialisasi Pengaruh Hoax Sejak Dini” di SDN Kemiri, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan ini mengajarkan siswa cara mengenali informasi palsu, memahami dampak hoaks, serta melakukan verifikasi sederhana terhadap informasi yang mereka temui di dunia digital.
Materi disampaikan secara interaktif melalui infografis, modul edukasi, video, dan diskusi. Mahasiswa juga mendampingi siswa mempraktikkan cara menyaring informasi agar tidak mudah percaya maupun menyebarkan berita palsu.
Wali Kelas SDN Kemiri, Putri Dian Nusa, S.Pd., menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, literasi digital sejak dini penting untuk membentuk kemampuan berpikir kritis siswa.
“Pembelajaran literasi digital dan pencegahan hoax ini sangat bagus untuk dikenalkan kepada siswa sejak dini. Anak-anak tidak hanya belajar menggunakan teknologi, tetapi juga belajar berpikir secara kritis, menyaring informasi, dan memecahkan masalah,” ujarnya.
Sementara itu, pemateri KKN UPGRIS Kelompok 52, Muhammad Ari Afrinzal, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.
“Kami merasa sangat senang dan bersemangat bisa terlibat langsung dalam mengenalkan bahaya hoax dan pentingnya literasi digital kepada adik-adik SD di Kemiri,” katanya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap siswa semakin bijak menggunakan teknologi dan mampu menyaring informasi sebelum mempercayai atau membagikannya kepada orang lain.
Penulis : Tim Mahasiswa KKN
Editor : Jaka N





