Belajar Tak Lagi Membosankan, Mahasiswa UPGRIS Kelompok 5 Hadirkan Ice Breaking di TK Pelita Pancasila

Aktivitas tersebut dilakukan untuk mencairkan suasana sekaligus membangun kedekatan antara mahasiswa KKN dan peserta didik sebelum pembelajaran dimulai.

KAB SEMARANG, Jatengnews.id  – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 5 menghadirkan suasana belajar yang lebih ceria di TK Pelita Pancasila, Desa Randugunting, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Jumat (28/8/2026).

Selain mendampingi kegiatan belajar mengajar, mahasiswa juga mengajak anak-anak mengikuti berbagai permainan ice breaking.

Kegiatan pendampingan diawali dengan menyapa dan mengajak anak-anak bernyanyi bersama. Aktivitas tersebut dilakukan untuk mencairkan suasana sekaligus membangun kedekatan antara mahasiswa KKN dan peserta didik sebelum pembelajaran dimulai.

Mahasiswa kemudian mendampingi guru dalam proses pembelajaran di kelas. Kegiatan meliputi pengenalan huruf dan angka hingga mewarnai gambar sederhana. Dalam prosesnya, mahasiswa turut membantu anak-anak yang mengalami kesulitan sehingga pembelajaran dapat berlangsung secara lebih interaktif.

Di sela-sela kegiatan belajar, mahasiswa KKN menyisipkan berbagai permainan ice breaking, seperti tepuk semangat, gerak dan lagu, serta permainan tebak gambar yang disesuaikan dengan usia anak-anak. Permainan tersebut dilakukan untuk menjaga fokus dan semangat belajar sekaligus mencegah anak-anak merasa bosan selama mengikuti pembelajaran.

Suasana kelas pun berlangsung meriah. Anak-anak tampak antusias mengikuti permainan yang dipandu mahasiswa, kemudian kembali mengikuti kegiatan pembelajaran dengan semangat.

Penanggung jawab kegiatan, Andini Kurniasari, mengatakan pendampingan kelas dan ice breaking dilakukan untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus membantu guru dalam mengelola kelas.

“Anak-anak usia TK itu gampang bosan kalau belajar terus-menerus tanpa jeda. Makanya kami selingi dengan ice breaking supaya mereka tetap semangat, tapi belajarnya juga tetap jalan,” ujar Andini.

Menurut Andini, kehadiran mahasiswa KKN juga diharapkan dapat membantu guru selama proses pembelajaran berlangsung.

“Selain itu, kami juga ingin membantu meringankan tugas Bu Guru dalam mengelola kelas,” tambahnya.

Koordinator Desa (Kordes) KKN UPGRIS Kelompok 5, Ahmad Khilmi Mudhoffar, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja kelompok dalam mendukung pendidikan anak usia dini di Desa Randugunting.

“Kami ingin kehadiran mahasiswa KKN bisa memberi warna baru dalam proses belajar anak-anak di TK Pelita Pancasila, sekaligus menjadi bentuk kepedulian kami terhadap pendidikan anak usia dini di desa ini,” kata Khilmi.

Kepala TK Pelita Pancasila, Jumiyati, S.Pd., AUD, menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN UPGRIS. Menurutnya, pendampingan mahasiswa memberikan pengalaman dan suasana baru bagi anak-anak selama mengikuti pembelajaran.

“Kami sangat terbantu dengan adanya pendampingan dari mahasiswa KKN. Anak-anak jadi lebih ceria dan semangat belajar karena ada permainan-permainan baru yang belum pernah mereka dapatkan sebelumnya,” ujar Jumiyati.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 5 berharap dapat terus berkontribusi dalam mendukung proses belajar mengajar di TK Pelita Pancasila.

Pendampingan ini juga diharapkan dapat mempererat kolaborasi antara mahasiswa, guru, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan belajar yang aktif, edukatif, dan menyenangkan bagi anak-anak Desa Randugunting.

Penulis : Tim Mahasiswa KKN

Editor : Jaka N

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN