Beranda Olahraga Piala Soeratin Jateng 2026 Sukses, Kairul Anwar Soroti Pemerataan Pembinaan

Piala Soeratin Jateng 2026 Sukses, Kairul Anwar Soroti Pemerataan Pembinaan

Meski digelar dalam masa transisi dengan berbagai keterbatasan, kompetisi kelompok usia tersebut tetap mampu berlangsung lancar.

Kairul Anwar
Plt Wakil Ketua Asprov PSSI Jateng Kairul Anwar (Foto:ist)

SOLO, Jatengnews.id  — Pelaksana tugas (Plt) Wakil Ketua Asprov PSSI Jawa Tengah, Kairul Anwar, mengaku lega melihat pelaksanaan Kompetisi Piala Soeratin Jateng 2026 berjalan sukses.

Meski digelar dalam masa transisi dengan berbagai keterbatasan, kompetisi kelompok usia tersebut tetap mampu berlangsung lancar.

“Dari awal kita komitmen untuk Piala Soeratin U-13, U-15 dan U-17 jalan terus. Kita tak ingin stop kendati sedang transisi. Dan hasilnya semuanya berjalan lancar dan sama-sama kita tahu hasilnya,” kata Kairul, Minggu (30/8/2026).

Kairul secara khusus menyoroti semakin meratanya pola pembinaan sepak bola di berbagai daerah di Jawa Tengah. Hal itu, menurutnya, terlihat dari munculnya tim-tim dari berbagai wilayah yang mampu bersaing hingga babak semifinal dan final.

Distribusi gelar juara juga menunjukkan peta kekuatan yang semakin merata. Tiga juara Piala Soeratin Jateng 2026 berasal dari daerah berbeda.

Pada kelompok U-13, gelar juara diraih SSB Terang Bangsa dari Semarang. Kemudian pada U-15, Safin Pati FC menjadi kampiun dan mewakili kekuatan sepak bola dari wilayah timur Jawa Tengah.

Sementara itu, PSCS Cilacap Jr merebut gelar juara Piala Soeratin Jateng U-17 sekaligus menjadi representasi kekuatan sepak bola dari wilayah barat dan selatan.

Kairul juga mengapresiasi keberadaan tim-tim dari Solo Raya yang tetap menjadi salah satu barometer pembinaan sepak bola Jawa Tengah. Beberapa di antaranya adalah Persis, R2 Solo, dan Fortuna PFA Sukoharjo.

Selain itu, sejumlah tim dengan basis pembinaan berjenjang juga mampu menembus semifinal, seperti Merden FA Banjarnegara, Satria Muda Ajibarang, Satria FA Purwokerto, Persijap Jepara, dan Jupiter United.

“Saya kira ini menunjukkan bahwa pembinaan di daerah sudah semakin merata. Ujungnya nanti kita harapkan peta persaingan semakin merata dan kualitas produk pesepak bola Jawa Tengah makin meningkat,” tegas Kairul.

Kairul juga menyoroti keberhasilan tim yang mampu meraih prestasi secara berjenjang. Salah satunya PSCS Cilacap Jr yang dua tahun sebelumnya sukses merebut gelar juara pada kelompok U-15.

“Dan yang patut dicatat, tim-tim yang juara ini memang memiliki fasilitas memadai dan jenjang pembinaan yang jelas dan terukur,” lanjutnya.

PSSI Dorong Pembinaan Konsisten

Apresiasi terhadap perkembangan sepak bola Jawa Tengah juga disampaikan Exco PSSI, Mochamad. Sebagai anggota Exco yang membidangi kompetisi, ia menilai perkembangan sepak bola Jawa Tengah menunjukkan peningkatan signifikan.

“Dulu juara Solo Raya, tapi sekarang daerah-daerah lain mulai menggeliat dan memperlihatkan prestasinya. Artinya apa, tim-tim Jateng makin menyadari bahwa prestasi harus diimbangi dengan kerja keras dan pembinaan yang konsisten,” katanya.

Kairul dan Mochamad sepakat bahwa konsistensi pembinaan secara berjenjang serta dukungan fasilitas yang memadai merupakan fondasi penting untuk melahirkan prestasi.

“Dan saya setuju dengan Pak Kairul, bahwa jika ingin prestasi tim kita konsisten, kita harus punya konsistensi dalam pembinaan dan fasilitas yang memadai,” ujar Mochamad.

Kairul pun berharap keberhasilan sejumlah tim tersebut dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Jawa Tengah untuk meningkatkan kualitas pembinaan sepak bola usia muda.

“Ini sebetulnya sebagai pemantik kepada kabupaten/kota lain. Silakan Anda bisa copy paste yang sudah dilakukan oleh tim-tim ini. Bagus, kan?” timpal Kairul.

Penulis : Jaka N

Editor : Alif Nazzala Rizqi

Exit mobile version