
BATANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Tim 126 Universitas Diponegoro (UNDIP) mendorong penguatan ekonomi lokal melalui pemanfaatan media digital di Desa Kembanglangit, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.
Melalui program branding digital desa, mahasiswa memperkenalkan berbagai potensi wisata, budaya, aktivitas masyarakat, hingga produk unggulan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Desa Kembanglangit melalui platform media sosial.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Desa Tujuan 8, yakni Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.
Proses produksi konten dilaksanakan pada 20–31 Juli 2026, sementara publikasi video dilakukan secara bertahap mulai 1 hingga 10 Agustus 2026.
Pemanfaatan media sosial dipilih karena dinilai mampu menjadi sarana promosi yang efektif di tengah perkembangan teknologi informasi dan perubahan perilaku masyarakat dalam mencari informasi.
TikTok dan Instagram menjadi platform utama yang dimanfaatkan mahasiswa untuk memperluas jangkauan promosi Desa Kembanglangit. Melalui konten yang dikemas secara kreatif, masyarakat luas diharapkan dapat lebih mengenal potensi desa sekaligus tertarik mengunjungi destinasi wisata maupun membeli produk lokal.
Selama proses produksi, mahasiswa KKNT Tim 126 turun langsung ke sejumlah lokasi untuk merekam berbagai aktivitas dan potensi yang ada di Desa Kembanglangit.
Konten yang diproduksi tidak hanya menampilkan destinasi wisata alam, tetapi juga mengangkat produk UMKM, kehidupan sehari-hari masyarakat, serta aktivitas warga dalam mempersiapkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia.
Salah satu konsep yang turut dihadirkan adalah A Day in My Life. Konten tersebut memberikan gambaran mengenai pengalaman menjalani aktivitas sehari di Desa Kembanglangit.
Konsep ini diharapkan dapat memberikan referensi kepada calon wisatawan mengenai berbagai kegiatan yang dapat dilakukan ketika berkunjung, sekaligus menghadirkan gambaran suasana desa secara lebih dekat dan autentik.
Pengambilan gambar dilakukan secara langsung di lapangan sehingga konten yang dihasilkan mampu merepresentasikan kondisi dan kehidupan Desa Kembanglangit secara natural.
Setelah proses produksi selesai, mahasiswa melakukan penyuntingan dengan memperhatikan kualitas visual, alur cerita, serta penyampaian informasi agar mudah dipahami dan menarik perhatian pengguna media sosial.
Video yang telah diproduksi memiliki durasi sekitar satu hingga dua menit dan dipublikasikan secara bertahap melalui akun TikTok sebagai bagian dari strategi branding digital Desa Kembanglangit.
Dosen Pendamping Lapangan KKNT Tim 126 UNDIP, Mj Rizqon Hasani, S.Hum., M.I.Kom., turut mendampingi pelaksanaan program tersebut.
Melalui branding digital ini, mahasiswa berupaya membangun citra Desa Kembanglangit sebagai desa yang memiliki kekayaan potensi wisata, budaya, serta produk lokal yang layak diperkenalkan kepada masyarakat lebih luas.
Selain meningkatkan eksistensi desa di ruang digital, promosi melalui media sosial diharapkan dapat membantu pelaku UMKM memperluas jangkauan pemasaran produk mereka.
Dengan semakin banyaknya masyarakat yang mengetahui keberadaan wisata dan produk lokal Desa Kembanglangit, peluang peningkatan kunjungan wisatawan dan permintaan terhadap produk UMKM juga diharapkan semakin terbuka.
Program ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi mahasiswa KKNT 126 UNDIP dalam mendukung pencapaian SDGs Desa Tujuan 8 melalui pemanfaatan teknologi digital untuk penguatan potensi ekonomi lokal.
Ke depan, penguatan promosi digital diharapkan tidak hanya meningkatkan popularitas Desa Kembanglangit, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat dan pelaku UMKM setempat.