
SURAKARTA, Jatengnews.id — The Skinbars Clinic membawa konsep baru dalam pengembangan layanan aesthetic medicine, anti-aging, dan wellness di Kota Surakarta.
Tak hanya berfokus pada perawatan penampilan, The Skinbars mengusung pendekatan healthy aging yang menempatkan kesehatan dan kualitas hidup sebagai bagian penting dalam perjalanan usia.
Konsep tersebut menjadi sorotan dalam agenda Housewarming The Skinbars yang turut dihadiri Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto bersama Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani, Minggu (6/9/2026).
Kehadiran jajaran Pemerintah Kota Surakarta tersebut sekaligus memperlihatkan adanya peluang kolaborasi antara sektor wellness dengan pemerintah dalam mendorong terbentuknya ekosistem Solo Wellness City.
Founder The Skinbars, dr. Neisa Sinaputri, Dipl. AAAM, mengatakan perkembangan layanan kesehatan saat ini tidak lagi sebatas mengobati penyakit. Kesadaran masyarakat mulai bergeser pada pentingnya pencegahan serta upaya menjaga kesehatan dan kebugaran dalam jangka panjang.
“Masa depan layanan kesehatan bukan hanya mengobati penyakit, tetapi membantu masyarakat tetap sehat lebih lama. Itulah filosofi healthy aging yang selama ini kami bangun di The Skinbars,” ujar dr. Neisa.
Menurutnya, healthy aging idealnya dipersiapkan sejak dini. Investasi terhadap kesehatan bukan hanya dilakukan ketika seseorang mengalami masalah, tetapi juga melalui kebiasaan preventif dan perawatan yang mendukung kualitas hidup.
Atas dasar itulah The Skinbars memadukan aesthetic medicine, anti-aging, dan wellness dalam konsep layanan yang lebih holistik.
Pendekatan tersebut tidak semata-mata bertujuan membuat seseorang terlihat lebih muda. Lebih jauh, The Skinbars ingin mendorong masyarakat agar memiliki kesadaran untuk menjaga kondisi fisik, merawat diri, serta mempertahankan kebugaran sehingga tetap aktif dan produktif seiring bertambahnya usia.
Konsep yang dikembangkan The Skinbars mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Surakarta.
Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto menilai sektor wellness memiliki prospek besar untuk dikembangkan di Solo. Menurutnya, pertumbuhan industri tersebut tidak hanya memberikan alternatif layanan bagi masyarakat, tetapi juga berpotensi menggerakkan perekonomian dan menciptakan lapangan pekerjaan.
“Solo dan tentunya akan menjadikan Solo Wellness City lebih nyata ke depan dan akan menumbuhkan ekonomi Kota Surakarta dan tentunya menciptakan lapangan kerja yang banyak,” kata Respati.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani mengapresiasi konsep yang dibawa The Skinbars. Ia menilai pendekatan yang memadukan perawatan wajah, tubuh, dan aspek kesehatan secara menyeluruh menjadi inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern.
“Suasana yang sangat homey, sangat nyaman, dan sangat positif. Ini merupakan satu inovasi yang ditunggu-tunggu di Kota Solo. Ada satu tempat pelayanan tidak hanya untuk wajah, tetapi juga untuk tubuh secara holistik, untuk menjaga keselarasan antara jiwa dan raga,” ujar Astrid.
Menurut Astrid, kehadiran layanan wellness seperti The Skinbars juga dapat mendorong masyarakat untuk semakin memperhatikan kesehatan dan perawatan diri, baik dari sisi luar maupun dari dalam.
The Skinbars sendiri melihat perubahan gaya hidup masyarakat urban sebagai peluang untuk memperkuat edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
Dalam konsep healthy aging, proses penuaan tidak dipandang sebagai sesuatu yang harus dihindari, melainkan sebagai bagian alami kehidupan yang perlu dijalani dengan persiapan kesehatan yang baik.
Karena itu, perhatian terhadap kesehatan, kebugaran, perawatan tubuh, kesehatan mental, hingga kualitas hidup menjadi bagian dari konsep wellness yang dikembangkan.
Kehadiran The Skinbars juga menjadi bagian dari dinamika pengembangan Surakarta Wellness City. Sebelumnya, The Skinbars turut terlibat dalam forum lintas sektor yang membahas pengembangan ekosistem wellness di Kota Solo.
Forum tersebut mempertemukan berbagai pihak dari sektor healthcare, industri kreatif, dunia usaha, dan pemangku kepentingan kota. Pembahasannya memperluas perspektif bahwa wellness bukan hanya mengenai layanan medis atau estetika, tetapi juga berkaitan dengan gaya hidup, kebugaran, pencegahan, hingga kualitas hidup masyarakat.
Bagi The Skinbars, kolaborasi tersebut penting untuk membangun ekosistem wellness yang tidak hanya berkembang dari sisi bisnis, tetapi juga memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Housewarming The Skinbars menjadi salah satu momentum untuk memperkenalkan konsep tersebut kepada masyarakat Solo sekaligus menandai penguatan layanan aesthetic medicine, anti-aging, dan wellness.
Dengan pendekatan healthy aging, The Skinbars ingin membawa perspektif bahwa menjaga kesehatan merupakan investasi jangka panjang. Masyarakat tidak perlu menunggu munculnya masalah untuk mulai memperhatikan kondisi tubuh dan kualitas hidup.
Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat, The Skinbars hadir dengan menawarkan pendekatan yang menggabungkan perawatan diri dan upaya menjaga kesehatan secara lebih menyeluruh.
Ke depan, perkembangan sektor wellness di Solo diharapkan dapat semakin memperkuat posisi Kota Surakarta sebagai kota yang mendukung gaya hidup sehat, aktif, dan produktif.
Bagi The Skinbars, healthy aging pada akhirnya bukan sekadar tentang bagaimana seseorang terlihat lebih muda. Konsep ini berbicara tentang bagaimana seseorang dapat tetap sehat, bugar, percaya diri, dan menikmati kualitas hidup yang baik di setiap fase kehidupannya.
Penulis : Alif Nazzala Rizqi
Editor : Jaka Nuswantara