27 C
Semarang
, 13 Maret 2026
spot_img

Keseruan Outing Class TK IT Annisa Tembalang di Desa Wisata Jatirejo

Kegiatan ini menjadi kunjungan pertama bagi para siswa ke Desa Wisata Jatirejo.

SEMARANG, Jatengnews.id – Siswa-siswi TK Islam Terpadu (IT) Annisa Uswatun Hasanah Tembalang Semarang tampak antusias saat mengikuti kegiatan outing class di Desa Wisata Jatirejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, pada Selasa (11/11/2025).

Kegiatan ini menjadi kunjungan pertama bagi para siswa ke Desa Wisata Jatirejo. Sebanyak 44 anak mengikuti kegiatan yang didampingi oleh empat guru dan kepala sekolah, sebagai bagian dari program tahunan sekolah.

Rombongan tiba sekitar pukul 09.00 WIB dan disambut hangat oleh para pemandu wisata. Destinasi pertama yang dikunjungi adalah Rumah Produksi Si Koling di RW 1 untuk mengikuti edukasi tentang kolang-kaling.

Baca juga: Keseruan 30 Denok Kenang 2025 Eksplor di Desa Wisata Jatirejo

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diajak mendengarkan cerita asal-usul Desa Jatirejo yang dikenal sebagai sentra produksi kolang-kaling terbesar di Kota Semarang. Melalui kegiatan story telling, para siswa belajar bahwa sebagian besar warga Jatirejo menggantungkan hidup dari hasil buah pohon aren.

Selanjutnya, anak-anak diperlihatkan gambar dan contoh buah kolang-kaling serta dijelaskan proses pengolahannya menjadi berbagai produk UMKM seperti manisan dan kerupuk kolang-kaling dan Sego Guling.

“Setiap kali anak-anak berkunjung ke sini, kami ajak mereka praktik membuat manisan dan kerupuk kolang-kaling,” ujar Ketua Desa Wisata Jatirejo, Deni Dwi Kuncoro, kepada Jatengnews.id.

“Selain itu, mereka juga kami beri minuman es kolang-kaling dan kerupuk sebagai hasil olahan produk lokal,” tambahnya.

Anak-anak TK IT Annisa Uswatun Hasanah Tembalang
Anak-anak TK IT Annisa Uswatun Hasanah Tembalang Semarang saat praktek memasak susu sapi segar di GFF, Selasa (11/112025). (Foto: JN)

Setelah mengikuti edukasi kolang-kaling, rombongan melanjutkan kegiatan ke lokasi Green Fresh Farm (GFF) di RW 4 untuk mengenal dunia peternakan sapi. Menuju lokasi tersebut, anak-anak menaiki kereta wisata (odong-odong) yang menambah keseruan kegiatan.

Sesampainya di lokasi, para siswa diajak berfoto bersama di depan patung sapi yang menjadi maskot GFF. Mereka kemudian mengunjungi area peternakan sapi dan mendapatkan satu botol susu segar hasil produksi GFF.

“Susu yang kami berikan berasal dari sapi yang dipelihara langsung di peternakan GFF. Jadi dijamin segar dan higienis,” jelas Deni.

Anak-anak juga mendapat edukasi tentang jenis sapi, cara merawat kandang, memberi makan sapi, hingga proses pembuatan susu. “Mereka bahkan berkesempatan langsung memberi makan sapi dan mencoba membuat susu secara sederhana,” lanjutnya.

Tak berhenti di situ, anak-anak juga diajak berkunjung ke mini zoo di area GFF. Di sana, mereka bisa melihat berbagai hewan seperti kambing, kelinci, burung, dan lainnya.

Baca juga: Outing Class di Deswita Jatirejo, Pengunjung Diajak Keliling Naik Kereta Wisata

Sementara itu, Kepala Sekolah TK IT Annisa Uswatun Hasanah Tembalang, Ulis Shicah, mengapresiasi kegiatan di Desa Wisata Jatirejo.

“Guidenya sangat ramah, edukasinya menarik, dan tempatnya bersih. Anak-anak terlihat senang dan aktif belajar,” ujarnya.

Ulis juga memberikan beberapa masukan untuk pengembangan kegiatan ke depan.

“Kalau bisa, saat pembuatan kerupuk anak-anak diajak memeras adonan agar motorik halus mereka lebih terasah. Selain itu, untuk story telling sebaiknya juga ditambah dengan media video karena anak-anak TK lebih tertarik dengan visual. Tapi secara keseluruhan, kegiatan ini sangat bagus dan edukatif,” tambahnya. (01).

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN