25 C
Semarang
, 19 Januari 2026
spot_img

Angin Barat Hantam Pesisir, Pemkot Semarang Siapkan Bantuan dan Solusi Ekonomi Nelayan

Pemkot Semarang memberikan bantuan kepada nelayan terdampak paceklik, memastikan kebutuhan dasar tetap terpenuhi.

SEMARANG, Jatengnews.id – Pemerintah Kota Semarang merespons cepat kondisi paceklik yang dialami nelayan pesisir Semarang Utara akibat angin barat yang membuat aktivitas melaut terhenti.

Dalam agenda Temu Warga Lokal di Kecamatan Semarang Utara, Jumat (9/1/2025), Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menyerahkan 400 paket sembako kepada nelayan terdampak, masing-masing untuk satu kepala keluarga. Bantuan tersebut berisi beras medium 2,5 kilogram, minyak goreng, gula, tepung terigu, susu, serta lauk siap saji.

Baca juga : Tingkatkan Pariwisata Lokal Pemkot Semarang Siapkan 10 Kandri Baru

Agustina menyebut, angin barat kerap membuat nelayan tidak bisa melaut selama berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan. Dalam situasi tersebut, kehadiran pemerintah menjadi krusial untuk menjaga ketahanan hidup warga.

“Ketika nelayan tidak bisa melaut, pemerintah harus memastikan kebutuhan dasar mereka tetap terpenuhi,” ujarnya.

Tak berhenti pada bantuan pangan, Pemkot Semarang juga menyiapkan langkah lanjutan berupa penguatan ekonomi alternatif agar nelayan tetap produktif. Salah satu opsi yang disiapkan adalah budidaya ikan air tawar berbasis teknologi bioflok yang dinilai relevan dengan keterampilan nelayan.

Selain itu, Pemkot mendorong pengembangan usaha pengolahan hasil laut, termasuk kerajinan berbahan kulit kerang yang melibatkan perempuan pesisir. Langkah ini ditujukan untuk menjaga perputaran ekonomi keluarga selama masa paceklik.

“Yang terpenting adalah bagaimana ekonomi rumah tangga tetap berjalan meski nelayan tidak melaut,” kata Agustina.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menaruh perhatian khusus pada nelayan yang mengalami kerusakan atau kehilangan kapal akibat gelombang tinggi. Pemkot memastikan akan mengoordinasikan bantuan pembiayaan perbaikan kapal agar nelayan dapat kembali melaut saat kondisi laut membaik.

Rangkaian *Temu Warga Lokal Semarang Utara* juga diisi dengan peninjauan betonisasi Jalan Lodan, peresmian Posyandu di Sport Center Bandarharjo, serta pengecekan instalasi pengolahan air limbah di Kampung Mangut.

Agustina menegaskan, turun langsung ke lapangan menjadi cara paling efektif untuk memastikan kebijakan pemerintah tepat sasaran.

Baca juga : Pemkot Semarang Beri Penjelasan Terkait Event Tugu Muda Marathon

“Pemerintah tidak boleh hanya menunggu laporan. Kami harus hadir langsung agar warga tahu mereka tidak menghadapi kesulitan ini sendirian,” pungkasnya. (03)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN