SEMARANG, Jatengnews.id – Ratusan siswa dan santri di Kecamatan Gubug, Grobogan mengalami keracunan massal setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Jumat (9/1/2026).
Korban mencapai 803 orang, dengan 54 masih menjalani perawatan di rumah sakit hingga Selasa (13/1/2026).
Baca juga: 32 Pelajar Tawangmangu Keracunan Usai Santap MBG
Sekda Jateng Sumarno, Wakil Satgas MBG Jateng, menyatakan pihaknya tengah menelusuri penyebab keracunan, mulai dari bahan baku, proses memasak, hingga penyajian yang terlalu lama. Menu yang dikonsumsi meliputi nasi kuning, telur dadar, tempe orek, dan abon.
Kepala Dinas Kesehatan Grobogan Djatmiko menambahkan, dari total korban, 115 harus dirawat inap, dan sebagian besar kini kondisinya membaik. Akibat insiden ini, sekolah di wilayah terdampak diliburkan selama tiga hari.
Sekretaris Satgas MBG Jateng Hanung Triyono menjelaskan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sami Kaya Food yang menyiapkan menu MBG telah dihentikan operasional sementara.
Baca juga: Jumlah Pelajar Keracunan MBG Karanganyar Bertambah 66 Orang
Tim investigasi juga menelusuri dugaan penyebab keracunan, diduga berasal dari abon atau telur yang disajikan.
“Tim Investigasi BGN sudah turun lapangan dan menanggung pengobatan pasien,” jelas Hanung.(02)






