27 C
Semarang
, 18 Januari 2026
spot_img

Investor China Bidik Karanganyar, Siapkan Lahan hingga 80 Hektare

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari penjajakan peluang investasi sektor industri tekstil dan otomotif di Karanganyar.

KARANGANYAR, Jatengnews.id – Pemerintah Kabupaten Karanganyar menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Rabu (14/1/2026) malam.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari penjajakan peluang investasi sektor industri tekstil dan otomotif di Karanganyar.

Baca juga: Pemkab Karanganyar Evaluasi Total MBG

Rombongan dipimpin Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Kemenko Perekonomian Ali Murtopo Simbolon, bersama Asisten Deputi Bidang Fasilitasi Perdagangan dan Peningkatan Ekspor Ekko Harjanto, perwakilan OPD, serta calon investor asal China dan Hong Kong.

Bupati Karanganyar menyampaikan, daerahnya memiliki keunggulan kompetitif yang mendukung pengembangan investasi, mulai dari ketersediaan tenaga kerja, aksesibilitas wilayah, hingga dukungan infrastruktur dan kebijakan daerah.

“Karanganyar siap menjadi tujuan investasi. Kami menawarkan lokasi strategis, tenaga kerja yang tersedia, serta kemudahan perizinan dan kepastian berusaha,” ujar bupati.

Ia menambahkan, selain sektor industri tekstil dan otomotif, Karanganyar juga memiliki potensi besar di bidang pertanian yang terbuka untuk dikembangkan melalui investasi.

Sementara itu, Deputi Ali Murtopo Simbolon mengatakan, sebelum berkunjung ke Karanganyar, rombongan telah meninjau sejumlah lokasi industri tekstil di Kabupaten Subang dan Kota Semarang.

Menurutnya, tenaga kerja asal Karanganyar akan disiapkan melalui program pelatihan selama enam hingga dua belas bulan, termasuk pelatihan di China.

“Setelah dinyatakan kompeten, tenaga kerja tersebut akan kembali ke Karanganyar dan diproyeksikan mengisi posisi supervisor,” jelasnya.

Baca juga: Pemkab Karanganyar Pantau Kesiapan Pospam Nataru

Ali Murtopo juga mengungkapkan, salah satu perusahaan asal Xiamen berencana mengirimkan tim teknis untuk meninjau lokasi di Karanganyar. Kebutuhan lahan investasi diperkirakan mencapai 54 hingga 80 hektare untuk pembangunan pabrik.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Karanganyar, Heru Joko Sulistyono, menilai rencana investasi tersebut berpotensi membuka lapangan kerja baru, terutama di sektor tekstil, otomotif, dan hortikultura.

“Pemerintah daerah akan memastikan iklim investasi tetap kondusif, termasuk pengawasan tenaga kerja asing sesuai peraturan yang berlaku,” tegasnya.(02)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN