KARANGANYAR, Jatengnews.id – Tomi Romadona (34), warga Kebak Lor, Kecamatan Kebakkramat, Karanganyar, meninggal dunia setelah tertemper kereta api jurusan Yogyakarta–Gubeng Surabaya di utara Stasiun Kemiri, STA 250, Minggu (18/1/2025).
Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno, mengatakan peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh petugas keamanan PT KAI yang sedang berjaga di lokasi.
Baca juga: KAI Daop 4 Ingatkan Sanksi Tegas Pelemparan Batu ke Kereta Api
Menurut Hendro, kejadian bermula saat korban menyeberang rel kereta api dari arah Desa Nangsri. Saat korban berada di tengah lintasan, Kereta Api Sancaka jurusan Yogyakarta–Surabaya melintas.
“Korban tertemper kereta api saat berjalan menyeberang rel,” ujar Hendro.
Setelah menerima laporan, BPBD Karanganyar bersama unsur TNI, Polri, serta relawan segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi.
“Korban dievakuasi ke RSUD Karanganyar, kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” jelasnya.
Baca juga: Grobogan Banjir Perjalanan Kereta Api Terganggu
Hendro mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat melintas di jalur kereta api dan mematuhi aturan keselamatan.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak menerobos palang pintu perlintasan dan selalu waspada saat melintas di rel kereta api,” pungkasnya.(02)



