26 C
Semarang
, 30 Januari 2026
spot_img

PKK Jateng Dorong Budidaya Ayam Petelur Lewat Program Rabu Pon

Peternakan tersebut dikelola Kelompok Ternak Pandan Sari yang membudidayakan sekitar 700 ekor ayam petelur, hasil bantuan dari Kementerian Pertanian RI untuk mendukung penguatan ketahanan pangan masyarakat.

KUDUS, Jatengnews.id  – Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, meninjau peternakan ayam petelur di Desa Tergo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Selasa (27/1/2026).

Peternakan tersebut dikelola Kelompok Ternak Pandan Sari yang membudidayakan sekitar 700 ekor ayam petelur, hasil bantuan dari Kementerian Pertanian RI untuk mendukung penguatan ketahanan pangan masyarakat.

Dalam kunjungannya, Nawal menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari Gerakan Ibu/Perempuan Menanam Pohon (Rabu Pon) yang diinisiasi TP PKK Jawa Tengah.

Menurutnya, program Rabu Pon tidak hanya berfokus pada penanaman pohon, tetapi juga mencakup pengembangan budidaya ayam petelur dan ternak lainnya sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan berbasis keluarga dan komunitas.

“Rabu Pon ini tidak hanya menanam pohon, tetapi juga bagaimana kita menguatkan ketahanan pangan keluarga, salah satunya melalui budidaya ayam petelur,” ujar Nawal.

Ia menambahkan, Gerakan Rabu Pon juga merupakan bentuk dukungan TP PKK Jateng terhadap program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas pembangunan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen pada 2026.

“Hari ini kita diperkenalkan dengan peternakan yang luar biasa dan sangat produktif. Ini bisa menjadi salah satu model yang nantinya kita gerakkan dalam program Rabu Pon,” ungkapnya.

Nawal menjelaskan, dalam pelaksanaan program tersebut, TP PKK Jateng telah menyalurkan bantuan berupa ayam petelur, pakan, serta kandang yang ditempatkan di rumah-rumah warga. Selain itu, proses budidaya akan mendapat pendampingan dari dinas terkait.

“Kita juga bantu pakannya, sampai maintenance-nya nanti akan kita dampingi bersama dinas terkait,” ujar istri Wakil Gubernur Jateng itu.

Ia menyebutkan, program serupa telah dijalankan di sejumlah daerah di Jawa Tengah, salah satunya di Kabupaten Purworejo melalui kelompok wanita tani, yang terbukti mampu meningkatkan ketahanan pangan keluarga.

Ke depan, model budidaya tersebut akan diarahkan ke komunitas kecil berbasis keluarga, terutama bagi keluarga yang masuk dalam data kemiskinan, sekaligus untuk mendorong kemandirian ekonomi.

“Sasarannya jelas, keluarga yang masuk dalam data kemiskinan. Ini sudah kita lakukan di lima kabupaten sebelumnya, dan sekarang di Kudus,” katanya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Ternak Pandan Sari Desa Tergo, Agus Suyanto, mengatakan kelompoknya beranggotakan 15 orang dan saat ini mengelola sekitar 700 ekor ayam petelur bantuan dari Kementerian Pertanian RI yang diterima satu bulan lalu.

Menurutnya, para anggota kelompok secara rutin melakukan perawatan, mulai dari membersihkan kandang, mengecek kesehatan ayam, memberi pakan, hingga memanen telur.

Agus mengaku senang atas kunjungan Ketua TP PKK Jateng dan Ketua TP PKK Kabupaten Kudus. Ia menilai perhatian pemerintah sangat berarti bagi para peternak.

“Kami sebagai pembudidaya ternak ayam tentunya siap mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan,” pungkasnya.(02)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN