Batang, JatengNews.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mandiri Inisiatif Terprogram (KKN-MIT) ke-21 UIN Walisongo Semarang Posko 14 melakukan kunjungan ke pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) produksi keripik di Desa Sukorejo, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Kamis (29/1/2026).
Kunjungan ini merupakan bagian dari program kerja mahasiswa KKN dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat desa, khususnya pengembangan UMKM berbasis potensi lokal.
UMKM yang dikunjungi memproduksi berbagai olahan pangan, seperti keripik singkong, sukun, talas, pisang, serta produk olahan lainnya berupa sale.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN melakukan dialog dan observasi langsung bersama pemilik UMKM, Ibu Khusnul Khotimah.
Suaminya, Nasrudin, turut mendampingi kegiatan tersebut dan berperan dalam proses produksi serta distribusi usaha.
Keduanya menyampaikan pengalaman serta tantangan dalam mengelola usaha keripik berbasis rumah tangga.
Ibu Khusnul Khotimah menjelaskan bahwa bahan baku produksi berasal dari hasil pertanian lokal Desa Sukorejo.
Menurutnya, menjaga kualitas produk menjadi kunci utama agar usaha tetap diminati konsumen dan mampu bersaing di pasaran.
Sementara itu, Nasrudin menyampaikan, pemasaran produk tidak hanya dilakukan di wilayah desa dan sekitarnya, tetapi juga telah menjangkau sejumlah daerah di luar kota.
Distribusi dilakukan melalui kerja sama dengan toko oleh-oleh serta pemesanan langsung dari konsumen.
Mahasiswa KKN-MIT UIN Walisongo Posko 14 menilai kunjungan UMKM ini memberikan wawasan langsung terkait pengelolaan usaha kecil berbasis keluarga, mulai dari proses produksi hingga strategi pemasaran dan distribusi.
Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana pembelajaran kewirausahaan bagi mahasiswa.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN berharap dapat berkontribusi dalam penguatan UMKM Desa Sukorejo serta mempererat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.






