Batang, JatengNews.id– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mandiri Inisiatif Terprogram (KKN MIT) ke-21 UIN Walisongo Semarang Posko 03 turut berpartisipasi aktif dalam menyukseskan kegiatan Pentas Seni dan Haflah Akhirussanah Madrasah Diniyah (Madin) Al-Istiqomah Banaran, Desa Babadan, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang.
Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, pada Sabtu–Minggu, (31 Januari–1 Februari 2026).
Pentas seni dan haflah akhirussanah merupakan agenda rutin tahunan Madin Al-Istiqomah sebagai penutup tahun ajaran.
Rangkaian kegiatan dibagi menjadi dua hari, dengan hari pertama menampilkan pentas seni santri, sedangkan hari kedua diisi dengan prosesi akhirussanah (wisuda) serta pengajian umum.
Perwakilan panitia menjelaskan bahwa sebelum acara puncak, Madin Al-Istiqomah telah melaksanakan amsilahan atau imtihan sebagai bentuk evaluasi capaian pembelajaran santri selama satu tahun.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur kemampuan akademik sekaligus kesiapan santri dalam mengikuti akhirussanah.
“Pentas seni menjadi sarana untuk mengasah mental santri, sekaligus menggali potensi non-akademik, bakat, dan kreativitas mereka,” ujar perwakilan panitia.
Ia menambahkan, pelaksanaan kegiatan tahun ini dinilai lebih tertata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya berkat persiapan yang matang serta kerja sama yang solid antara dewan asatidz dan mahasiswa KKN UIN Walisongo.
“Alhamdulillah, pelaksanaan tahun ini lebih rapi. Dukungan mahasiswa KKN sangat membantu kelancaran acara sejak persiapan hingga pelaksanaan,” imbuhnya.
Kegiatan pentas seni dan haflah akhirussanah ini juga mendapat respons positif dari santri maupun wali santri.
Selain menjadi hiburan, kegiatan tersebut dinilai mampu menumbuhkan motivasi dan semangat santri untuk meningkatkan kualitas penampilan di masa mendatang.
Perwakilan mahasiswa KKN MIT-21 UIN Walisongo, Qona’ah, menyampaikan bahwa mahasiswa telah terlibat sejak dua minggu sebelum acara puncak.
Keterlibatan tersebut meliputi pelatihan santri secara terjadwal hingga membantu kepanitiaan saat kegiatan berlangsung.
“Mahasiswa KKN ikut melatih santri sejak H-2 minggu dan terlibat langsung dalam persiapan serta pelaksanaan acara,” jelasnya.
Ia juga menuturkan bahwa antusiasme santri sangat tinggi saat menampilkan kemampuan mereka di hadapan orang tua.
Bahkan pada puncak acara pengajian, masyarakat tetap hadir dan mengikuti kegiatan dengan khidmat meskipun diguyur hujan.
Mahasiswa KKN MIT-21 UIN Walisongo Semarang berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan Haflah Akhirussanah Madin Al-Istiqomah agar terus berkembang dan semakin kompak.
Keterlibatan tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi santri maupun masyarakat sekitar.











