27 C
Semarang
, 14 Februari 2026
spot_img

1.618 Siswi Ramaikan MilkLife Soccer Seri 2 di Solo

Turnamen sepak bola putri ini merupakan inisiatif Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife.

SOLO, Jatengnews.id — Sebanyak 1.618 siswi dari 90 SD dan MI di Solo dan sekitarnya ambil bagian dalam MilkLife Soccer (MLS) Seri 2 yang digelar di Lapangan Kota Barat dan Banyuanyar, 10–15 Februari 2026. Turnamen sepak bola putri ini merupakan inisiatif Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife.

Peserta terbagi dalam 64 tim Kelompok Umur (KU) 10 dan 85 tim KU 12. Selain kompetisi utama, ajang ini juga menghadirkan Festival SenengSoccer untuk KU 8 yang diikuti 89 peserta dari 26 SD dan MI, serta Skill Challenge yang wajib diikuti seluruh tim.

Skill Challenge menjadi elemen penting dalam rangkaian MilkLife Soccer Challenge. Terdiri dari lima gim yakni 1 on 1, penalty shoot, dribbling, passing control, dan shoot on target, kompetisi ini dirancang untuk mengasah ketangkasan sekaligus menjaga kondisi pemain melalui jadwal terstruktur.

Partisipasi siswi di Solo menunjukkan tren positif. Pada MLSC Solo Mei 2025 tercatat 1.016 peserta, kemudian meningkat menjadi 1.736 peserta pada Seri 1 musim 2025–2026 (28 Oktober–2 November 2025). Di Seri 2 ini, 1.618 siswi ambil bagian, menandakan antusiasme yang tetap tinggi.

Dalam dua edisi sebelumnya, persaingan berlangsung ketat. Di KU 10, SD Al Azhar Syifa Budi Surakarta menjadi tim yang patut diperhitungkan setelah meraih dua gelar beruntun. Sementara di KU 12, gelar juara dibagi oleh SD Djama’atul Ichwan dan SD Kristen Manahan Surakarta pada dua seri berbeda.

Pelatih Kepala MilkLife Soccer Challenge Solo, Maya Susmita, mengatakan talenta sepak bola putri di Solo semakin terlihat dan kompetitif.

“Saya rasa banyak talenta putri Solo yang mulai lebih terlihat. Ambisi mereka untuk memenangi setiap pertandingan menunjukkan keseriusan para siswi untuk berlatih dan berkembang di dunia sepak bola. Melalui ajang MLSC ini mereka menemukan motivasi yang dibarengi dengan usaha yang cukup besar, entah itu berlatih di sekolah sepak bola atau menambah jam latihan,” ujarnya, Sabtu (14/2/2026).

Menurutnya, untuk masuk radar talent scouting dan memperkuat tim All Stars Solo, para pemain harus memenuhi standar tinggi sehingga dituntut menunjukkan performa terbaik di setiap seri.

Salah satu peserta yang menunjukkan perkembangan signifikan adalah Lourinda Divya Tera Avantika, siswi kelas 5 MIN 9 Sragen yang bermain sebagai sayap kiri.

“Saya sudah ikut MLSC sejak kelas 4 di KU 10 dan sekarang di KU 12. Awalnya merasa sulit, tapi saya tidak menyerah. Saya terus berlatih di rumah bersama kakak dan ayah, juga ikut SSB. Sekarang lebih percaya diri menghadapi lawan. Saya bertekad mengejar cita-cita sebagai pemain timnas Indonesia,” katanya.

Format pertandingan yang digunakan adalah 7 lawan 7 di setiap kategori usia. Setelah digelar dua seri di 12 kota, rangkaian musim 2025–2026 akan ditutup dengan MilkLife Soccer Challenge All-Stars di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, pada Juni 2026, yang mempertemukan talenta terbaik hasil kurasi sepanjang turnamen.(02)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN