GROBOGAN, Jatengnews.id – PLN Jateng dan DIY langsung mengambil langkah darurat merespons jebolnya tanggul di Kecamatan Gubug pada Senin (16/2/2026). Untuk mencegah bahaya sengatan listrik akibat genangan air dan tiang miring, PLN menghentikan sementara aliran listrik di wilayah terdampak, termasuk Desa Tinanding.
Hingga Selasa (17/2/2026) pukul 09.00 WIB, tim PLN Jateng dan DIY di lapangan telah menunjukkan progres signifikan dalam memulihkan sistem kelistrikan.
Seiring meningkatnya debit air yang berdampak pada 2.412 pelanggan, PLN menjalankan serangkaian aksi penyelamatan dan pemulihan:
Pengamanan Instalasi: Petugas PLN segera memutus aliran listrik pada 36 trafo dan 2 penyulang guna menghindari potensi kecelakaan listrik di area banjir.
Pemulihan Bertahap: PLN berhasil menormalkan kembali pasokan listrik bagi 1.742 pelanggan (72%). Saat ini, petugas terus mengupayakan pemulihan bagi 536 pelanggan tersisa dengan tetap memprioritaskan faktor keamanan.
Dukungan Posko Pengungsian: PLN menyiagakan akses listrik khusus di titik-titik pengungsian untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.
Koordinasi Intensif: PLN menjalin komunikasi erat dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk memantau surutnya air sebelum menyalakan kembali aliran listrik secara total.
Prioritas Keselamatan Masyarakat
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah & D.I. Yogyakarta, Bramantyo Anggun Pambudi, menegaskan bahwa keselamatan warga adalah prioritas tertinggi.
“Kami bergerak cepat mengamankan instalasi untuk mencegah bahaya. Petugas kami terus bersiaga melakukan percepatan pemulihan segera setelah kondisi dinyatakan aman,” tegas Bramantyo.
Untuk meminimalkan risiko, PLN meminta masyarakat melakukan langkah berikut:
Matikan Listrik Mandiri: Segera turunkan saklar (MCB) jika air mulai memasuki rumah.
Lapor Potensi Bahaya: Gunakan aplikasi PLN Mobile atau hubungi Contact Center 123 jika melihat tiang miring atau kabel yang terendam air.
Hindari Area Kelistrikan: Tetap tenang dan jangan mendekati aset kelistrikan yang terdampak banjir hingga petugas memberikan konfirmasi aman. (01).







