SEMARANG, Jatengnews.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Tengah menerima audiensi pengurus provinsi Federasi Olahraga Domino Nasional (Orado) Jateng yang mengajukan diri bergabung sebagai cabang olahraga resmi, Rabu (25/2/2026).
Wakil Ketua II KONI Jateng, Dwi Yaswanto, mengatakan pengajuan tersebut harus memenuhi syarat administratif sesuai AD/ART, di antaranya kepengurusan telah terbentuk minimal 50 persen plus satu dari 35 kabupaten/kota di Jateng atau sedikitnya 18 daerah.
“Siang ini kami menerima audiensi dari Orado Jawa Tengah yang menanyakan syarat-syarat untuk bisa bergabung di bawah naungan KONI. Tentu kami mengacu pada AD/ART KONI Jawa Tengah dan KONI Pusat,” ujarnya.
Selain struktur organisasi yang lengkap hingga tingkat daerah, Orado juga harus memiliki klub di masing-masing kabupaten/kota serta memenuhi ketentuan pusat, termasuk penyelenggaraan kejuaraan nasional.
Ketua Umum Orado Jateng, Suli Wiranta, menyatakan pihaknya menargetkan pembentukan kepengurusan di 29 kabupaten dan 6 kota segera terealisasi. Saat ini, kepengurusan baru terbentuk di enam daerah.
“Kami ingin Orado Jawa Tengah ini bisa terdaftar dan memenuhi syarat sebagai cabang olahraga. Target kami bisa ikut Kejurnas April mendatang,” katanya.
Orado Jateng juga mulai menjaring atlet di tingkat daerah. Setiap kabupaten/kota maksimal mengirimkan tiga atlet untuk diseleksi menuju Kejuaraan Nasional di Jakarta.
Orado Jateng berharap domino dapat diakui sebagai olahraga prestasi dengan sistem pembinaan dan kompetisi yang terstruktur.(02)



