27 C
Semarang
, 27 Februari 2026
spot_img

Bantu Warga Jelang Lebaran, Senator Muhdi dan KKN UPGRIS Gelar Pasar Murah di Semarang

Dalam kunjungannya, Senator Muhdi menyapa langsung para mahasiswa yang tengah menjalankan program KKN di Desa Nyatnyono.

SEMARANG, Jatengnews.id – LPPM Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) melalui program Mahasiswa KKN menjalin kolaborasi strategis dengan DPD RI untuk meringankan beban ekonomi masyarakat. Mereka menggelar aksi “Pasar Murah” bersama Anggota DPD RI, Senator Dr. Muhdi, S.H., M.Hum., di Kantor Desa Nyatnyono, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jumat (27/2/2026).

Dalam kunjungannya, Senator Muhdi menyapa langsung para mahasiswa yang tengah menjalankan program KKN di Desa Nyatnyono. Ia tidak hanya hadir secara seremonial, tetapi juga berdialog aktif dengan warga mengenai berbagai persoalan desa, mulai dari administrasi kependudukan (KTP) hingga stabilitas harga pangan.

“Hari ini saya mengunjungi Desa Nyatnyono dan bekerja sama dengan adik-adik mahasiswa KKN untuk membantu masyarakat,” ujar Muhdi.

Guna mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang Lebaran, Muhdi bersama mahasiswa menghadirkan paket sembako bersubsidi. Warga cukup menebus paket senilai Rp110.500 hanya dengan harga Rp50.000.

“Masyarakat bisa membawa pulang kebutuhan pokok dengan harga jauh lebih murah. Melalui kegiatan ini, saya juga melihat langsung kondisi lapangan dan mendengar keluhan warga, terutama soal kenaikan harga pangan jelang Idulfitri,” tambahnya.

Senator asal Jawa Tengah ini mencatat bahwa mayoritas penerima manfaat adalah kelompok lansia. Ia berencana mereplikasi kegiatan serupa di daerah lain, termasuk wilayah terdampak bencana di Sumatera, Sulawesi, hingga daerah di Jateng seperti Grobogan dan Blora.

Muhdi memuji peran aktif mahasiswa UPGRIS dalam menyukseskan acara ini. Menurutnya, kolaborasi dengan mahasiswa membuat pelaksanaan di lapangan jauh lebih efektif dan terorganisir.

“Bekerja sama dengan mahasiswa itu sangat membantu. Mereka mengoordinasikan masyarakat dengan baik sehingga kegiatan pasar murah berjalan lancar,” ungkapnya.

Rektor UPGRIS: Sarana Pembelajaran Kepedulian Sosial

Senada dengan hal tersebut, Rektor UPGRIS, Dr. Sri Suciati, M.Hum., menjelaskan bahwa aksi sosial ini menyasar dua lokasi sekaligus, yakni Kelurahan Leyangan dan Kelurahan Nyatnyono. Total terdapat 500 paket sembako yang tersalurkan kepada warga yang membutuhkan.

“Kami menyambut baik ide bersama antara mahasiswa dan Pak Muhdi ini. Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat memastikan bantuan ini tepat sasaran,” jelas Suciati.

Selain memberi manfaat fisik bagi warga, Suciati menilai program ini menjadi laboratorium nyata bagi mahasiswa untuk mengasah kepedulian sosial dan keterampilan komunikasi.

“Mahasiswa belajar mengorganisasi acara besar dan menjaga karakter karena mereka hidup bersama masyarakat selama dua bulan. Tahun ini, kami menerjunkan 372 mahasiswa KKN di dua kecamatan di Kabupaten Semarang,” pungkasnya.

Kegembiraan Warga Terima Bantuan

Manfaat pasar murah ini dirasakan langsung oleh Juminem (56), warga RT 02 RW 04 Kelurahan Nyatnyono. Ia mengaku sangat terbantu di tengah melambungnya harga beras dan telur.

“Saya sangat senang dan bahagia mendapat bantuan ini. Isinya ada beras 5 kg, minyak 1 liter, dan gula 1 kg. Ini sangat membantu karena harga-harga di pasar sedang naik semua,” ucap Juminem dengan wajah sumringah. (01).

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN