Operasi Senyap, KPK Tangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Para pihak yang terjaring langsung dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan intensif.

PEKALONGAN, Jatengnews.id – Operasi senyap kembali digelar Komisi Pemberantasan Korupsi. Selasa, 3 Maret 2026, tim lembaga antirasuah itu mencokok sejumlah pihak di Pekalongan, Jawa Tengah. Di antara yang diamankan terdapat Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq.

“Dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di Pekalongan. Salah satunya Bupati,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.

KPK belum mengurai duduk perkara yang menjadi pangkal operasi tersebut. Para pihak yang terjaring langsung dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan intensif. “Tim membawa mereka ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Budi.

Penindakan di Pekalongan menjadi OTT ketujuh KPK sepanjang 2026. Sejak Januari, operasi serupa bergulir beruntun.

Kasus pertama tahun ini menyasar dugaan korupsi pemeriksaan pajak di Direktorat Jenderal Pajak periode 2021–2026. Berikutnya, Wali Kota Madiun, Maidi, ditangkap atas dugaan pemerasan fee proyek, penyimpangan dana CSR, dan gratifikasi.

Bupati Pati, Sudewo, kemudian terseret dalam perkara dugaan pemerasan calon perangkat desa. KPK juga membongkar dugaan korupsi restitusi pajak di KPP Banjarmasin serta kasus importasi barang di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Sebelum Pekalongan, KPK lebih dulu menjaring Ketua PN Depok, I Wayan Eka Mariarta, dan Wakil Ketua PN Depok, Bambang Setyawan, dalam perkara dugaan suap pengurusan sengketa lahan.

Rangkaian OTT itu menunjukkan satu pola: operasi dilakukan senyap, pengumuman detail perkara menyusul. Pekalongan kini menambah daftar panjang penindakan tahun ini. (03)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN