SEMARANG, Jatengnews.id – Membangun generasi sehat dan cerdas tidak hanya soal pendidikan, tetapi juga kebiasaan makan yang dimulai sejak kecil. Pemerintah Kota Semarang pun mengajak anak-anak dan keluarga untuk lebih gemar mengonsumsi ikan sebagai sumber gizi penting.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, turun langsung ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tambaklorok, Selasa (14/4/2026), untuk mengampanyekan pentingnya makan ikan melalui pendekatan yang menyenangkan.
Sebanyak 100 siswa SD Islam Taqwiyatul Wathon diajak belajar langsung di lokasi, mulai dari mengenal manfaat ikan hingga mengikuti berbagai aktivitas interaktif. Kegiatan dikemas santai dengan dialog, kuis, dan makan bersama menu berbasis ikan yang dilengkapi sayur, susu, dan telur.
Agustina menekankan bahwa asupan gizi sangat berpengaruh pada masa depan anak. Nutrisi yang cukup, khususnya dari ikan, dinilai penting untuk mendukung perkembangan otak dan kesehatan tubuh.
Upaya ini juga menjadi respons atas kecenderungan anak-anak yang mulai beralih ke makanan cepat saji dibandingkan makanan bergizi. Melalui kampanye ini, diharapkan terjadi perubahan pola makan yang dimulai dari anak-anak dan berlanjut hingga lingkungan keluarga.
Gerakan gemar makan ikan turut diramaikan dengan berbagai kegiatan di Balai Kota Semarang, seperti Fisheries Expo, sarasehan Gemarikan, hingga lomba memasak berbahan dasar ikan.
Fisheries Expo menghadirkan pelaku UMKM dengan beragam produk olahan ikan, sementara sarasehan menjadi sarana edukasi bagi masyarakat. Lomba memasak yang diikuti kader PKK se-Kota Semarang juga memperkuat peran keluarga dalam membiasakan pola makan sehat.
Kegiatan ini tak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga ekonomi masyarakat. Pelaku UMKM merasakan peningkatan penjualan sekaligus peluang memperluas pasar produk mereka.
Melalui rangkaian program ini, Pemkot Semarang berharap gerakan gemar makan ikan dapat menjadi kebiasaan baru yang membawa manfaat luas, mulai dari kesehatan generasi muda hingga pertumbuhan ekonomi lokal. (ADV)



