Sulap Lahan Hijau Jadi Pusat Ekonomi dan Rekreasi, KKN UNDIP Rancang Masterplan Balai Desa Selokarto

Rancangan kawasan terpadu dilengkapi playground, mini zoo, sentra UMKM, dan lapangan mini soccer untuk meningkatkan aktivitas sosial serta Pendapatan Asli Desa.

Batang, JatengNews.id– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN-R) Tim 81 Universitas Diponegoro memaparkan rancangan layout dan denah masterplan lahan hijau Balai Desa Selokarto, Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang, Kamis (5/2/2026).

Program ini menjadi bagian dari upaya mendorong pembangunan desa berbasis optimalisasi aset.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Selokarto tersebut dihadiri perangkat desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Pemaparan difokuskan pada pengembangan lahan hijau strategis yang berada di sekitar balai desa.

Mahasiswa menilai lahan tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai ruang terbuka publik terpadu. Lokasinya yang berdampingan dengan balai desa dan Koperasi Desa Merah Putih dinilai strategis serta mudah diakses masyarakat.

Dalam rancangan masterplan, kawasan direncanakan dilengkapi playground ramah anak, mini zoo edukatif, sentra UMKM desa, serta lapangan mini soccer. Konsep ini diharapkan mampu menjadi pusat aktivitas sosial sekaligus mendorong peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADesa).

Pemaparan Program Kerja Multidisiplin 1 dibagi dalam empat kelompok. Kelompok pertama menyusun layout, denah kawasan, visualisasi tiga dimensi, dan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Kelompok kedua mengangkat konsep biopori dan perancangan sistem ticketing pengunjung melalui dokumen use case, activity diagram, sequence diagram, dan class diagram. Kelompok ketiga menyampaikan policy brief terkait penguatan tata kelola regulasi pemanfaatan aset desa.

Sementara itu, kelompok keempat menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) gudang pakan mini zoo serta panduan pemilahan sampah sesuai klasifikasi limbah.

Perencanaan teknis kawasan dilakukan melalui pengumpulan data lapangan, digitasi menggunakan Google Earth dan AutoCAD, penentuan zoning, hingga penyusunan denah detail sebagai dasar pemodelan tiga dimensi.

Sekretaris Desa Selokarto, Santoso, mengapresiasi rancangan yang dinilai komprehensif dan aplikatif. Ia berharap masterplan tersebut dapat menjadi referensi dalam perencanaan pembangunan desa ke depan.

“Ini adalah mahakarya yang berkesan bagi kami. Kalau ada Indonesia Emas 2045, mudah-mudahan ada Selokarto Emas 2045,” ujarnya.

Melalui program ini, mahasiswa KKN UNDIP diharapkan dapat berkontribusi nyata dalam mendorong kemandirian Desa Selokarto melalui pengelolaan aset yang terarah, berkelanjutan, dan berorientasi jangka panjang.

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN