26 C
Semarang
, 7 Maret 2026
spot_img

Lonjakan Pemudik Lebaran 2026 Diprediksi Naik, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalur Mudik Jateng

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Kepolisian Daerah Jawa Tengah menyiapkan berbagai strategi pengamanan serta rekayasa lalu lintas di sejumlah jalur utama di Jawa Tengah.

SEMARANG, Jatengnews.id  – Pergerakan masyarakat pada arus mudik Lebaran 2026 diprediksi meningkat dibanding tahun sebelumnya. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Kepolisian Daerah Jawa Tengah menyiapkan berbagai strategi pengamanan serta rekayasa lalu lintas di sejumlah jalur utama di Jawa Tengah.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Artanto mengatakan, jumlah pemudik pada tahun ini diperkirakan naik sekitar 1,4 hingga 2,1 persen dibandingkan arus mudik Lebaran 2025.

Menurutnya, pola pergerakan pemudik tahun ini diperkirakan berbeda karena adanya fleksibilitas waktu kerja yang membuat masyarakat berangkat dalam waktu yang lebih beragam.

“Diprediksi puncak arus mudik tahun ini terjadi dua kali, yakni pada 14–15 Maret dan 18–19 Maret 2026. Sedangkan arus balik diperkirakan pada 24–25 Maret serta 28–29 Maret 2026,” kata Artanto dalam keterangannya, Jumat (6/3/2026).

Artanto menjelaskan, pola dua gelombang arus mudik dan arus balik tersebut berpotensi membuat kepadatan kendaraan tetap tinggi meski tidak terpusat pada satu waktu tertentu.

Untuk mengantisipasi kondisi itu, kepolisian menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas seperti one way, contraflow, hingga sistem ganjil-genap yang akan diterapkan secara situasional sesuai kondisi di lapangan.

Selain itu, personel kepolisian juga akan ditempatkan di berbagai titik strategis, mulai dari jalur tol, jalur arteri utama, hingga lokasi yang rawan kemacetan dan kecelakaan.

Pengamanan arus mudik tahun ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat 2026, operasi tahunan yang digelar untuk memastikan kelancaran dan keselamatan masyarakat selama periode Lebaran.

Polisi juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung bagi pemudik, seperti pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu yang tersebar di sejumlah jalur mudik di Jawa Tengah.

Artanto mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik sebelum berangkat mudik. Ia meminta pemudik memastikan kendaraan dalam kondisi prima serta menyiapkan saldo uang elektronik untuk pembayaran tol.

“Pastikan kendaraan dalam kondisi baik, bahan bakar cukup, serta cek saldo e-toll agar tidak terjadi antrean di gerbang tol,” ujarnya.

Selain itu, pengemudi juga diminta menjaga kondisi fisik selama perjalanan dan memanfaatkan rest area maupun pos pelayanan jika merasa lelah.

“Utamakan keselamatan berkendara, patuhi rambu-rambu lalu lintas, dan hormati sesama pengguna jalan,” kata Artanto.

Dengan kesiapan personel serta dukungan masyarakat, kepolisian berharap arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini dapat berlangsung aman, nyaman, dan lancar.(02)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN