30 C
Semarang
, 9 Maret 2026
spot_img

Cuaca Ekstrem Picu Pohon Tumbang, Pemkot Semarang Lakukan Penanganan Cepat

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyampaikan bahwa langkah cepat dilakukan untuk memastikan arus lalu lintas kembali lancar dan meminimalkan dampak kerusakan.

SEMARANG, Jatengnews.id – Pemerintah Kota Semarang bergerak cepat menangani sejumlah kejadian pohon tumbang akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah kota pada Minggu (8/3/2026).

Adapun, penanganan dilakukan oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) dengan menurunkan tim teknis ke berbagai titik sejak siang hingga sore hari.

Hingga pukul 17.58 WIB, petugas telah menangani belasan lokasi pohon tumbang yang tersebar di wilayah Ring 1, Ring 2, dan Ring 3 Kota Semarang. Prioritas penanganan difokuskan pada pohon yang mengganggu akses jalan serta yang menimpa kendaraan maupun bangunan.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyampaikan bahwa langkah cepat dilakukan untuk memastikan arus lalu lintas kembali lancar dan meminimalkan dampak kerusakan.

“Prioritas penanganan pada pohon yang berada di pinggir jalan agar tidak mengganggu lalu lintas, serta yang menimpa kendaraan atau bangunan,” ujarnya.

Sejumlah titik seperti Jalan Kyai Saleh, Jalan Gajah Mada, Jalan Papandayan, dan kawasan Pamularsih telah berhasil ditangani. Sementara itu, proses evakuasi masih berlangsung di beberapa lokasi lain, di antaranya Jalan Thamrin dan kawasan Kota Lama di Jalan Kepodang yang sempat terkendala akses portal. Tim juga bergerak menuju titik tambahan di kawasan Watulawang dan Mess Penerbad.

Untuk mempercepat proses penanganan, Disperkim mengerahkan tujuh tim teknis dengan dukungan armada berupa dump truck dan skylift. Setiap tim terdiri dari tujuh hingga sepuluh personel yang bertugas mengevakuasi material pohon dan membersihkan area terdampak.

Cuaca ekstrem yang terjadi juga dilaporkan menyebabkan sejumlah kerusakan, baik pada kendaraan, rumah, maupun bangunan lain di beberapa lokasi.

Pemerintah Kota Semarang terus melakukan langkah antisipasi melalui pendataan pohon rawan tumbang, pemangkasan rutin, serta penebangan pohon yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat terjadi cuaca buruk, terutama ketika melintas di kawasan dengan banyak pepohonan.

Pemkot Semarang juga terus melakukan sosialisasi kepada warga melalui berbagai saluran komunikasi agar masyarakat lebih waspada terhadap potensi bencana seperti angin kencang, hujan deras, maupun puting beliung. (03)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN