Ziarah Jadi Refleksi, Agustina Tekankan Pentingnya Warisan Sejarah Kota

Ziarah ini mengingatkan kita bahwa Semarang berdiri di atas nilai perjuangan, kerja keras, dan keteladanan para pendahulu

SEMARANG, Jatengnews.id – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-479 Kota Semarang, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menggelar ziarah ke makam para tokoh pendahulu sebagai bentuk penghormatan atas jasa mereka dalam membangun fondasi kota.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (16/4/2026) ini dilaksanakan di sejumlah lokasi, yakni di Kota Semarang, Kabupaten Klaten, dan DKI Jakarta. Ziarah tersebut melibatkan jajaran pimpinan daerah, mulai dari Wali Kota, Wakil Wali Kota, hingga Penjabat Sekretaris Daerah dan kepala OPD yang terbagi ke tiga titik utama.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, memimpin langsung ziarah ke makam Wali Kota Semarang pertama, RM. H. Moch. Ichsan, yang berada di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan. Prosesi diawali dengan doa bersama, dilanjutkan tabur bunga, serta silaturahmi dengan keluarga almarhum. Kegiatan ini menjadi simbol penghormatan kepada sosok perintis pemerintahan Kota Semarang.

Di lokasi berbeda, Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, memimpin ziarah ke makam Ki Ageng Sunan Pandanaran II di Desa Paseban, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten. Sementara itu, Penjabat Sekda Kota Semarang, Budi Prakosa, memimpin ziarah di empat titik di wilayah Kota Semarang, meliputi Taman Makam Pahlawan Giri Tunggal, makam mantan Wali Kota Semarang periode 1990–2000 Kolonel Purn. Soetrisno Suharto, makam Kyai Kanjeng Raden Adipati Surohadimenggolo V di kawasan Masjid Terboyo, serta makam Ki Ageng Sunan Pandanaran I di kawasan Mugassari.

Agustina menegaskan bahwa kegiatan ziarah ini bukan sekadar rutinitas seremonial, tetapi menjadi momen refleksi untuk memperkuat arah pembangunan kota ke depan.

“Ziarah ini mengingatkan kita bahwa Semarang berdiri di atas nilai perjuangan, kerja keras, dan keteladanan para pendahulu. Sudah menjadi tanggung jawab kita untuk melanjutkan dengan integritas dan keberpihakan kepada masyarakat,” ujarnya.

Melalui pembagian tugas di berbagai lokasi, Pemkot Semarang memastikan seluruh rangkaian ziarah berlangsung khidmat dan tertib, sekaligus mencakup titik-titik penting dalam sejarah kota.

Kegiatan ini juga menjadi pembuka rangkaian peringatan Hari Jadi ke-479 Kota Semarang, sekaligus menegaskan bahwa pembangunan masa kini tidak dapat dipisahkan dari penghormatan terhadap sejarah dan jasa para pendahulu. (ADV)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN