KARANGANYAR, Jatengnews.id – Antusiasme masyarakat terhadap event lari Siksorogo Ring of Lawu (RoL) 2026 yang akan digelar pada 26 Juli 2026 mendatang terbilang sangat tinggi. Meski pendaftaran baru dibuka sekitar lima hari, jumlah peserta yang mendaftar уже mendekati batas maksimal yang ditetapkan panitia.
Ketua Panitia Siksorogo Ring of Lawu, Tony Hatmoko, menyampaikan bahwa hingga Sabtu (18/4/2026), jumlah pendaftar telah mencapai sekitar 2.989 orang dari total kuota 3.500 peserta.
“Tahun kemarin Ring of Lawu tanpa kualifikasi pesertanya sekitar 2.100 orang. Tahun ini baru lima hari dibuka sudah hampir 3.000 pendaftar,” ujarnya.
Tony menjelaskan, meskipun masa pendaftaran masih dibuka sekitar satu bulan ke depan, panitia tetap membatasi jumlah peserta demi menjaga keselamatan dan kualitas penyelenggaraan lomba.
Pada penyelenggaraan tahun ini, panitia juga menerapkan persyaratan kualifikasi yang lebih ketat, khususnya untuk kategori jarak menengah hingga ultra. Untuk kategori 21 kilometer, peserta diwajibkan memiliki riwayat mengikuti lomba lari minimal 10 kilometer dalam satu tahun terakhir.
Sementara itu, untuk kategori 50 kilometer, peserta harus pernah mengikuti lomba maraton 42 kilometer dalam satu tahun terakhir, baik trail maupun road, dengan catatan waktu maksimal lima jam.
“Peserta yang ikut benar-benar harus siap secara kebugaran dan kesehatan,” tegasnya.
Pengetatan kualifikasi ini dilakukan untuk mengantisipasi risiko di lapangan, terlebih lomba akan digelar pada bulan Juli yang identik dengan suhu cukup panas.
Selain itu, panitia juga melakukan perubahan pada kategori lomba. Jika sebelumnya jarak terpendek adalah 7 kilometer, tahun ini menjadi 5 kilometer. Adapun kategori yang diperlombakan meliputi 5K, 10K, 21K, 50K, serta 100K yang terbagi dalam kategori relay dua orang, relay lima orang, dan individu.
Kategori 100 kilometer relay lima orang menjadi yang paling diminati peserta. Slot untuk kategori tersebut bahkan telah habis hanya dalam waktu tiga hari sejak pendaftaran dibuka.
“Kuotanya hanya 100 tim atau 500 pelari, dan itu sudah langsung habis,” kata Tony.
Lebih lanjut, panitia menegaskan bahwa Siksorogo Ring of Lawu memiliki karakter berbeda dibandingkan dengan event Lawu Ultra. Jika Lawu Ultra didominasi jalur setapak di pegunungan, Ring of Lawu menggunakan rute jalan yang mengelilingi kawasan Gunung Lawu.
“Ring of Lawu lebih banyak di jalannya karena mengelilingi Gunung Lawu, sedangkan Lawu Ultra jalurnya lebih banyak di gunung,” tandasnya.(02)



