KARANGANYAR, Jatengnews.id – Pengurus National Paralympic Committee Indonesia Kabupaten Karanganyar melakukan audiensi dengan pimpinan DPRD Kabupaten Karanganyar guna membahas tambahan dukungan anggaran pembinaan atlet disabilitas menjelang Pekan Paralimpik Provinsi Jawa Tengah 2026, Kamis (7/5/2026).
Ketua NPCI Karanganyar, Trihono mengatakan kebutuhan anggaran tahun ini meningkat karena selain pembinaan rutin, pihaknya juga tengah fokus mempersiapkan atlet menuju Peparprov Jateng 2026 yang digelar November mendatang.
“Persiapan menuju Peparprov membutuhkan dukungan anggaran yang cukup besar, mulai dari pembinaan, operasional hingga kebutuhan keberangkatan kontingen,” katanya usai audiensi.
Menurut Trihono, jumlah kontingen yang akan diberangkatkan diperkirakan mencapai sekitar 125 orang yang terdiri dari atlet, ofisial, dan pendamping.
NPCI Karanganyar juga mengusulkan tambahan anggaran untuk kebutuhan operasional organisasi, sarana prasarana latihan, hingga bonus bagi atlet berprestasi pada ajang Asian Para Games.
Ia menjelaskan kebutuhan anggaran minimal selama satu tahun mencapai sekitar Rp700 juta. Sementara bantuan anggaran dari pemerintah daerah selama ini berkisar Rp350 juta per tahun.
“Kami berharap ada tambahan dukungan agar pembinaan atlet disabilitas dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Karanganyar, Bagus Selo menyampaikan usulan dari NPCI akan dibahas bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dalam pembahasan Perubahan APBD 2026.
“Realisasi tambahan anggaran nantinya tetap menyesuaikan kemampuan keuangan daerah di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang berlaku,” tegasnya.(02)






