KARANGANYAR, Jatengnews.id — Tiga anak dilaporkan sempat terjebak banjir saat memancing di Sungai Gembong, wilayah Tulakan Kulon RT 01/16, Desa Tunggulrejo, Kecamatan Jumantono, Minggu (10/5/2026) sore. Beruntung, seluruh korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu enam anak sedang memancing di sungai. Namun secara tiba-tiba datang air bah dengan arus cukup deras sehingga tiga anak tidak sempat menyelamatkan diri dan terjebak di tengah sungai.
Ketiga anak yang terjebak yakni Jidan (13), Aksa (13), dan Wahab (9), yang merupakan warga Temulus RT 01/13, Desa Tunggulrejo, Kecamatan Jumantono.
Sementara tiga teman lainnya berhasil menyelamatkan diri lebih dulu ketika debit air mulai meningkat.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya memberikan pertolongan dan menghubungi petugas. Tim dari BPBD Kabupaten Karanganyar bersama relawan, TNI-Polri, dan warga setempat kemudian melakukan proses evakuasi terhadap para korban.
Korban akhirnya berhasil dievakuasi sekitar pukul 16.00 WIB dari tengah sungai dalam keadaan selamat.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karanganyar Hendro Prayitno mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Tim juga langsung melakukan pendataan serta kaji cepat di lokasi kejadian,” kata Hendro.
Penanganan kejadian ini melibatkan BPBD Kabupaten Karanganyar, TNI-Polri, relawan penanggulangan bencana, serta masyarakat setempat.
BPBD juga mengimbau masyarakat, khususnya anak-anak, agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama ketika cuaca tidak menentu yang berpotensi menimbulkan banjir mendadak.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya anak-anak, agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama saat kondisi cuaca tidak menentu yang berpotensi memicu datangnya banjir secara tiba-tiba,” pungkasnya.(02)






