KUDUS, Jatengnews.id – Antusiasme menyambut gelaran Piala Dunia 2026 mulai terasa di Kabupaten Kudus. Sejumlah lokasi disiapkan sebagai tempat nonton bareng (nobar) bagi masyarakat yang ingin menikmati pertandingan sepak bola dunia secara bersama-sama.
Piala Dunia 2026 akan digelar di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, mulai Juni hingga Juli 2026. Turnamen edisi kali ini menghadirkan 48 negara peserta dengan total 104 pertandingan.
Di Kabupaten Kudus, sedikitnya ada dua lokasi yang bisa menjadi pilihan warga untuk menyaksikan laga-laga bergengsi tersebut.
Balai Desa Cranggang Jadi Pilihan Nobar Bernuansa Warga
Salah satu lokasi yang dipersiapkan adalah Balai Desa Cranggang, Kecamatan Dawe. Tempat ini menawarkan konsep nobar dengan suasana kebersamaan khas lingkungan desa.
Dengan area yang cukup luas, balai desa dapat menjadi pilihan bagi warga sekitar untuk berkumpul menyaksikan pertandingan melalui layar besar yang dilengkapi perangkat pendukung seperti sound system.
Selain menjadi ruang berkumpul, kegiatan nobar di fasilitas umum seperti balai desa juga berpotensi mempererat interaksi antarwarga saat menikmati momen sepak bola internasional.
Traffa Coffee & Eatery Hadirkan Suasana Nobar Lebih Santai
Bagi penggemar bola yang ingin menikmati pertandingan sambil nongkrong, Traffa Coffee & Eatery di wilayah Purwosari, Kecamatan Kota Kudus, menjadi alternatif lain.
Mengusung konsep kafe, lokasi ini cocok untuk komunitas maupun kelompok teman yang ingin menyaksikan pertandingan dengan suasana lebih santai. Dukungan layar besar dan tempat yang nyaman menjadi daya tarik bagi penonton yang ingin menikmati laga sambil berkumpul.
Perbedaan waktu pertandingan Piala Dunia 2026 dengan Indonesia membuat sejumlah laga berpotensi berlangsung pada malam hingga dini hari WIB. Kondisi tersebut diperkirakan membuat agenda nobar semakin diminati masyarakat.
Dengan hadirnya sejumlah titik nobar, warga Kudus memiliki pilihan untuk merasakan atmosfer Piala Dunia 2026 tanpa harus menyaksikan pertandingan sendirian.
Penulis : Alif Nazzala Rizqi
Editor : Jaka Nuswantara


