KABUPATEN SEMARANG, Jatengnews.id – PLN Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN menggelar khitan massal atau sehat gratis bagi puluhan anak dari keluarga kurang mampu, Selasa (30/6/2026).
Kegiatan yang bekerjasama dengan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jateng dan berlangsung di Kabupaten Semarang atau Ungaran tersebut menjadi bagian dari program sosial YBM PLN dalam mengisi masa libur sekolah sekaligus menyambut bulan Muharram.
Sebanyak 30 anak menerima manfaat dari program ini, terdiri atas 24 anak asal Ungaran, empat anak dari Kota Semarang, serta satu anak dari Kabupaten Tegal.
Manajer PLN UP2B Jawa Tengah dan DIY, Rachmat Hidayat, mengatakan khitan massal merupakan agenda rutin YBM PLN sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.
“Kami ingin menunjukkan bahwa kontribusi PLN tidak hanya sebatas menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, tetapi juga hadir melalui berbagai program sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan,” ujarnya saat diwawancara wartawan.
Menurut Rachmat, dana yang digunakan dalam kegiatan tersebut berasal dari zakat pegawai PLN yang dikelola oleh YBM PLN. Dana tersebut kemudian disalurkan kepada delapan golongan penerima zakat (asnaf), termasuk anak yatim dan masyarakat kurang mampu.
“Melalui YBM PLN, kami berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi dalam bentuk bantuan maupun kegiatan sosial yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.
Ia menjelaskan, pelaksanaan khitan massal kali ini sengaja memanfaatkan dua momentum sekaligus, yakni masa libur sekolah dan datangnya bulan Muharram.
“Awalnya kami mengangkat dua tema, yaitu libur sekolah dan Muharram. Karena waktunya bertepatan, akhirnya kami menggabungkannya dalam kegiatan khitan massal ini,” jelasnya.
Rachmat berharap program tersebut dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga yang selama ini terkendala biaya khitan anak.
“Kami berharap kegiatan ini dapat mengurangi beban keluarga yang kurang mampu sehingga anak-anak dapat menjalankan khitan tanpa terkendala biaya. Selain memberikan manfaat dari sisi ekonomi, kegiatan ini juga bermanfaat bagi kesehatan dan kebersihan anak-anak,” tuturnya.
Ia berharap seluruh peserta dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, percaya diri, dan kelak memberikan manfaat bagi keluarga maupun masyarakat.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jawa Tengah, Retno Widowati, mengatakan khitan massal tidak hanya bertujuan menjalankan sunnah Rasulullah SAW, tetapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan anak.
“Khitan merupakan bagian dari syariat Islam sekaligus memiliki manfaat dari sisi kesehatan. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi ikhtiar bersama dalam membantu masyarakat yang membutuhkan serta memberikan kebahagiaan bagi anak-anak dan keluarganya,” ujar Retno. (01).
Penulis: Shodiqin
Editor: Jaka Nuswantara


