DEMAK, JatengNews.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT UIN Walisongo Semarang Posko 116 mendampingi pelaksanaan survei calon penerima program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Desa Trengguli, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, Jumat (24/7/2026).
Kegiatan ini dilakukan bersama Pemerintah Desa Trengguli dan tim pendamping BSPS sebagai upaya mendukung peningkatan kualitas hunian masyarakat kurang mampu.
Survei dilakukan dengan meninjau langsung kondisi rumah calon penerima bantuan. Tim memverifikasi kelayakan bangunan sekaligus memastikan kesiapan serta persetujuan warga sebelum proses renovasi rumah dimulai.
Pendamping Program BSPS, Rizki, menjelaskan bahwa BSPS merupakan program pemerintah pusat yang bertujuan mengurangi jumlah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui pemberian bantuan stimulan kepada masyarakat yang memenuhi persyaratan.
“BSPS merupakan bantuan dari pemerintah pusat kepada masyarakat berupa dana sebesar Rp20 juta. Rinciannya, Rp17,5 juta digunakan untuk pengadaan material bangunan, sedangkan Rp2,5 juta dialokasikan sebagai upah tukang,” ujarnya.
Ia menambahkan, program BSPS tidak hanya berfokus pada renovasi fisik bangunan, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan rumah yang lebih sehat, aman, dan layak huni.
“Tujuan utama BSPS adalah meningkatkan kualitas rumah yang sebelumnya tidak layak huni agar menjadi rumah yang layak ditempati,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UIN Walisongo turut membantu proses pendataan, mendampingi komunikasi antara tim survei dengan warga, serta memfasilitasi proses konfirmasi persetujuan dari calon penerima bantuan.
Koordinator Desa KKN MIT UIN Walisongo Posko 116 Desa Trengguli, Nofiya Fitri Arisanti, mengatakan keterlibatan mahasiswa dalam survei BSPS menjadi pengalaman nyata dalam mendukung program pembangunan berbasis masyarakat.
“Kami hadir untuk membantu kelancaran proses survei dan komunikasi kepada masyarakat. Harapannya, bantuan BSPS ini benar-benar tepat sasaran sehingga mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi kesejahteraan warga Desa Trengguli,” katanya.
Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, Pemerintah Desa Trengguli, tim pendamping BSPS, dan mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang, program bantuan bedah rumah ini diharapkan dapat mempercepat peningkatan kualitas hunian masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya lingkungan yang lebih sehat dan sejahtera di Kabupaten Demak.
Penulis: Tim Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 116
Editor: R. D. Pramesti


