Taj Yasin Apresiasi KKN UIN Walisongo Kalpataru 2026, Dorong Mahasiswa Berdayakan Masyarakat

Wakil Gubernur Jawa Tengah menilai program KKN inovatif menjadi wujud nyata kolaborasi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan desa.

Semarang, JatengNews.id – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, memberikan apresiasi kepada mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT UIN Walisongo Semarang Kalpataru 2026 atas dedikasi dan komitmennya dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai program yang inovatif, adaptif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Apresiasi tersebut menjadi bentuk penghargaan terhadap kontribusi mahasiswa dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat.

Menurut Taj Yasin, program KKN tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga berperan penting dalam mendukung pemberdayaan masyarakat serta pembangunan di tingkat desa.

Ia menilai kehadiran mahasiswa KKN di tengah masyarakat mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam memberikan solusi terhadap berbagai persoalan sosial, ekonomi, pendidikan, hingga lingkungan. Berbagai inovasi yang dihadirkan mahasiswa dinilai mencerminkan semangat kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat.

“Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kelompok KKN MIT UIN Walisongo Semarang Kalpataru 2026 atas komitmennya dalam menyelenggarakan program KKN yang inovatif dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Taj Yasin.

Selain memberikan apresiasi, Taj Yasin juga berpesan kepada seluruh peserta KKN agar senantiasa menjaga etika, menjunjung tinggi sikap santun, dan menjadi teladan selama menjalankan pengabdian di wilayah penempatan masing-masing.

Menurutnya, mahasiswa merupakan representasi perguruan tinggi yang membawa nama baik institusi sehingga harus mampu membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat.

“Jagalah sikap selama menjalankan KKN. Junjung tinggi etika, hormati kearifan lokal di setiap wilayah penempatan, dan bangun komunikasi yang harmonis dengan masyarakat. Kehadiran mahasiswa harus memberikan manfaat sekaligus meninggalkan kesan yang baik,” pesannya.

Ia juga menekankan pentingnya menghormati adat istiadat, budaya, dan kearifan lokal di setiap daerah.

Dengan memahami karakteristik masyarakat setempat, mahasiswa diharapkan mampu menyusun dan melaksanakan program kerja yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Lebih lanjut, Taj Yasin berharap berbagai program yang dijalankan KKN MIT UIN Walisongo Semarang Kalpataru 2026 tidak berhenti setelah masa pengabdian selesai.

Menurutnya, program-program tersebut diharapkan dapat menjadi fondasi bagi masyarakat untuk terus mengembangkan potensi lokal secara mandiri.

Melalui semangat kolaborasi, inovasi, dan pengabdian, KKN MIT UIN Walisongo Semarang Kalpataru 2026 diharapkan mampu menjadi contoh pelaksanaan KKN yang berkualitas, berorientasi pada pemberdayaan masyarakat, serta memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN