BOYOLALI, Jatengnews.id – Upaya menumbuhkan budaya literasi sejak usia dini dilakukan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IDBU 07 Rumpun Sosial dan Humaniora Universitas Diponegoro (Undip).
Melalui program kerja Sosial dan Masyarakat (Sosmas), mahasiswa menghadirkan kegiatan Pojok Baca dan storytelling di TK Islam Bakti I Sobokerto, Desa Sobokerto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali.
Kegiatan tersebut digelar selama dua hari, yakni Senin (21/7/2026) untuk siswa kelas A dan Selasa (22/7/2026) bagi siswa kelas B.
Program ini dirancang untuk mengenalkan budaya membaca kepada anak-anak sejak usia dini dengan pendekatan yang menyenangkan, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik pembelajaran anak usia dini.
Selain menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi kontribusi mahasiswa dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas. Program ini sekaligus memperkuat kemitraan dengan satuan pendidikan sebagai bagian dari semangat SDGs poin ke-17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Kegiatan diawali dengan perkenalan antara mahasiswa dan siswa TK. Suasana kemudian dicairkan melalui tepuk semangat yang membuat anak-anak lebih antusias mengikuti rangkaian kegiatan.
Memasuki sesi utama, mahasiswa membawakan dongeng rakyat Timun Mas menggunakan teknik storytelling interaktif. Anak-anak tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga dilibatkan dalam cerita dengan diajak menebak alur, mengenali tokoh, hingga menyampaikan pendapat mengenai jalan cerita.
Pemilihan cerita Timun Mas bukan tanpa alasan. Dongeng tersebut mengandung berbagai nilai positif, seperti keberanian, kerja keras, dan sikap pantang menyerah dalam menghadapi tantangan.
Setelah sesi storytelling, kegiatan dilanjutkan dengan ice breaking berupa permainan gerak dan konsentrasi. Permainan ini dilakukan untuk menjaga antusiasme anak-anak sekaligus menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan.
Mahasiswa kemudian memperkenalkan Pojok Baca sebagai ruang belajar yang nyaman bagi siswa. Dalam sesi tersebut, anak-anak dibagi dalam kelompok-kelompok kecil dan didampingi fasilitator untuk membaca buku cerita bergambar.
Aktivitas membaca kemudian diperkuat dengan permainan interaktif mencocokkan huruf dan gambar menggunakan media Canva. Metode tersebut menjadi sarana untuk membantu anak mengenali alfabet sekaligus memperkenalkan pembelajaran berbasis media digital dengan cara yang lebih menarik.
Kepala TK Islam Bakti I Sobokerto, Trining Tunggal Winarsih, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut dan terpilihnya sekolahnya sebagai lokasi program KKN-T.
“Kami mengucapkan terima kasih karena telah memilih TK Islam Bakti I Sobokerto untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh mahasiswa selama perkuliahan,” ujarnya.
Menjelang akhir kegiatan, mahasiswa mengajak anak-anak melakukan refleksi sederhana. Mereka diminta mengingat kembali tokoh dan alur cerita Timun Mas serta menyebutkan pesan moral yang diperoleh dari dongeng tersebut.
Anak-anak juga diberi kesempatan menceritakan pengalaman yang paling berkesan selama mengikuti kegiatan. Rangkaian program kemudian ditutup dengan yel-yel literasi dan pemberian hadiah bagi siswa yang aktif berpartisipasi.
Tidak hanya berlangsung selama dua hari, program ini juga dirancang agar memberikan manfaat berkelanjutan bagi sekolah. Pojok Baca yang telah dibangun mahasiswa ditinggalkan secara permanen di lingkungan TK Islam Bakti I Sobokerto sehingga dapat dimanfaatkan oleh guru dan siswa setelah masa KKN-T berakhir.
Selain fasilitas tersebut, pihak sekolah juga memperoleh referensi metode storytelling interaktif serta media pembelajaran pengenalan alfabet berbasis digital yang dapat dikembangkan dan diadaptasi dalam kegiatan belajar mengajar berikutnya.
Melalui Pojok Baca dan Storytelling, mahasiswa KKN-T IDBU 07 Undip berharap minat baca anak-anak dapat tumbuh sejak dini. Program tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya literasi yang tidak hanya menyenangkan bagi anak, tetapi juga dapat berlangsung secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Penulis : Tim Mahasiswa KKN
Editor : Alif Nazzala Rizqi




