BATANG, Jatengnews.id — Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan gigi dan mulut terus dilakukan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler (KKN-R) Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP).
Melalui rangkaian kegiatan Posyandu Balita, Remaja, dan Lansia di Desa Kreyo, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, mahasiswa turut memberikan edukasi kesehatan yang menyasar berbagai kelompok usia.
Kegiatan tersebut melibatkan Najwa Syafira Arjanti, mahasiswa Program Studi Kedokteran Gigi, Fakultas Kedokteran UNDIP. Kegiatan dilaksanakan sebagai bagian dari kontribusi mahasiswa dalam mendukung pelayanan kesehatan terpadu sekaligus meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pola hidup sehat.
Pada pelaksanaan Posyandu Balita, mahasiswa KKN mendampingi kader dalam proses penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, hingga pencatatan tumbuh kembang anak pada Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).
Tak hanya membantu pemantauan pertumbuhan anak, mahasiswa juga memberikan edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak usia dini. Edukasi disampaikan menggunakan poster dengan metode ceramah agar informasi lebih mudah dipahami.
Materi yang diberikan meliputi cara merawat gigi anak dengan pendampingan orang tua, teknik menyikat gigi yang tepat, pentingnya memenuhi kebutuhan gizi, serta dampak konsumsi makanan dan minuman manis secara berlebihan terhadap kesehatan gigi anak.
Edukasi tersebut dilatarbelakangi masih tingginya risiko karies gigi pada anak yang salah satunya dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan dan kesadaran orang tua. Pada usia balita, perawatan kesehatan gigi sangat bergantung pada pola asuh keluarga sehingga pemahaman orang tua menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah masalah kesehatan gigi dan mulut.
Selain itu, kegiatan tersebut turut mendukung pelayanan kesehatan anak, termasuk pemberian vitamin A secara rutin.
Mahasiswa KKN juga terlibat dalam kegiatan Posyandu Lansia. Pelayanan bagi kelompok lanjut usia meliputi pemeriksaan kesehatan berkala, seperti pengecekan tekanan darah, pencatatan rekam medis, serta pemberian obat sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing lansia.
Mahasiswa turut mendampingi lansia dalam sesi konsultasi ringan mengenai berbagai keluhan kesehatan yang dialami serta memberikan penguatan mengenai pentingnya menerapkan pola hidup sehat dalam aktivitas sehari-hari.
Sementara itu, kegiatan Posyandu Remaja juga menjadi bagian dari rangkaian pelayanan kesehatan masyarakat di Desa Kreyo. Pada kegiatan yang berlangsung 5 Agustus 2026 tersebut, mahasiswa memberikan edukasi interaktif mengenai bahaya merokok terhadap kesehatan tubuh secara umum maupun kesehatan rongga mulut.
Dalam sesi tersebut, remaja diperkenalkan dengan berbagai zat berbahaya dalam rokok, dampak merokok terhadap organ tubuh, serta risiko yang dapat memengaruhi kesehatan dan masa depan mereka.
Setelah sesi edukasi, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan dasar, antara lain pengukuran tekanan darah dan indeks massa tubuh (IMT).
Edukasi pencegahan merokok diberikan sebagai respons terhadap kekhawatiran akan munculnya kebiasaan merokok pada usia semakin muda akibat pengaruh lingkungan dan masih terbatasnya pemahaman mengenai bahaya zat adiktif. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berharap para remaja memiliki pengetahuan yang lebih baik sehingga mampu mengambil keputusan untuk menjauhi rokok.
Keterlibatan mahasiswa KKN dalam rangkaian Posyandu tersebut mendapat apresiasi dari tenaga kesehatan setempat. Riefcy Arum Sejatiningtiyas, A.Md.Keb., bidan Kecamatan Wonotunggal yang menjadi penanggung jawab kegiatan Posyandu di Desa Kreyo, menilai kehadiran mahasiswa memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kehadiran adik-adik KKN sangat membantu kami di Desa Kreyo. Semangat, keramahan, serta ilmu kesehatan yang dibagikan khususnya terkait Posyandu 6 SPM dan SDIDTK sangat bermanfaat bagi warga,” tutur Riefcy.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, mahasiswa KKN-R Tim II UNDIP tidak hanya membantu pelaksanaan pelayanan kesehatan masyarakat, tetapi juga berupaya membangun kesadaran warga mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Edukasi yang menyasar balita, remaja, hingga lansia diharapkan dapat memperkuat budaya hidup sehat di Desa Kreyo secara berkelanjutan.
Penulis : Tim Mahasiswa KKN
Editor : Alif Nazzala Rizqi





