Demak, JatengNews.id– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT ke-22 UIN Walisongo Semarang Posko 144 memberikan edukasi tentang area privasi tubuh dan pencegahan kekerasan seksual kepada siswa kelas 6 SDN Mangunanlor, Jumat (31/07/2026).
Kegiatan ini bertujuan membekali siswa dengan pengetahuan dasar untuk mengenali batasan tubuh, menjaga privasi, serta berani melindungi diri dari potensi kekerasan seksual sejak dini.
Edukasi yang berlangsung di ruang kelas 6 tersebut mendapat respons positif dari siswa dan pihak sekolah. Materi disampaikan secara interaktif menggunakan presentasi bergambar dan ilustrasi agar lebih mudah dipahami oleh siswa yang berada pada usia menjelang remaja.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN menjelaskan pengertian privasi serta bagian tubuh yang bersifat pribadi. Siswa juga diajak memahami pentingnya menghargai tubuh sendiri dan orang lain, termasuk membedakan sentuhan yang aman dan sentuhan yang tidak aman.
Mahasiswa KKN turut mengenalkan langkah “Tolak, Tinggalkan, dan Tell” atau bercerita kepada orang dewasa yang dipercaya ketika siswa menghadapi situasi yang membuat tidak nyaman. Langkah tersebut diberikan agar siswa memiliki keberanian untuk menolak tindakan yang melanggar batas tubuh sekaligus mencari pertolongan.
Selain itu, siswa diberikan contoh perilaku yang perlu diwaspadai, seperti menyentuh tubuh tanpa izin, meminta seseorang membuka pakaian, meminta atau mengirim foto bagian tubuh pribadi, serta mengajak anak pergi ke tempat sepi.
Mahasiswa KKN juga menekankan bahwa kekerasan seksual dapat dilakukan oleh siapa saja, termasuk orang yang belum dikenal maupun orang yang sudah dikenal. Karena itu, siswa diminta tetap waspada dan memahami bahwa rasa tidak nyaman terhadap suatu perlakuan merupakan hal yang perlu disampaikan kepada orang dewasa yang dipercaya.
Materi edukasi turut diperluas pada keamanan anak saat menggunakan internet. Siswa diingatkan untuk tidak mengirim foto pribadi, tidak menanggapi pesan yang membuat takut atau tidak nyaman, serta tidak menemui orang yang baru dikenal melalui internet tanpa sepengetahuan dan izin orang tua.
Agar materi lebih mudah diingat, kegiatan dikemas melalui tanya jawab, diskusi ringan, simulasi, dan lagu bertema “Area Privasiku”. Para siswa juga mengikuti simulasi untuk berani mengatakan “tidak” ketika menghadapi tindakan yang tidak sesuai dengan batasan tubuh mereka.
Antusiasme siswa terlihat dari keaktifan mereka selama kegiatan. Sejumlah siswa turut menyampaikan pertanyaan dan memberikan respons ketika mahasiswa KKN memberikan contoh situasi yang berkaitan dengan keamanan diri dan privasi tubuh.
Salah satu mahasiswa KKN UIN Walisongo, Rido, mengatakan edukasi mengenai privasi tubuh dan pencegahan kekerasan seksual penting diperkenalkan sejak usia sekolah dasar.
“Edukasi mengenai privasi tubuh dan pencegahan kekerasan seksual perlu diperkenalkan sejak dini, khususnya bagi siswa kelas 6 yang akan segera memasuki jenjang pendidikan menengah pertama,” ungkap Rido.
Ia berharap edukasi tersebut dapat membuat siswa lebih peka terhadap lingkungan sekitar, berani bersuara ketika menghadapi tindakan yang tidak tepat, serta mampu melindungi diri dan teman-temannya.
Pihak sekolah juga menyambut baik kegiatan tersebut. Guru pendamping menilai edukasi tentang perlindungan anak dan pencegahan kekerasan seksual relevan dengan upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan ramah anak.
Melalui kegiatan ini, siswa juga didorong untuk tidak ragu menceritakan pengalaman yang membuat mereka tidak nyaman kepada orang dewasa yang dipercaya, seperti orang tua, guru, kakak, kakek, atau nenek.
Kegiatan ditutup dengan “Pohon Komitmen”. Setiap siswa menuliskan komitmen untuk menjaga dan melindungi tubuh sendiri serta menghargai tubuh orang lain.
Melalui program tersebut, KKN MIT ke-22 UIN Walisongo Semarang Posko 144 berharap edukasi perlindungan diri dapat meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya menjaga batas tubuh dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman bagi anak.
Penulis: Tim mahasiswa KKN MIT ke-22 UIN Walisongo Posko 144
Editor: R. D. Pramesti





