Kendal, JatengNews.id– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Posko 204 Desa Sumbersari menggelar kegiatan edukasi dan praktik pembuatan ecoprint bersama siswa TK Mardi Putra 01 Desa Sumbersari, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal, Kamis (20/08/2026).
Kegiatan tersebut mengajak anak-anak mengenal kreativitas berbasis bahan alami sekaligus menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan TK Mardi Putra 01 tersebut diikuti oleh seluruh siswa dengan antusias. Mahasiswa KKN memperkenalkan ecoprint sebagai salah satu teknik mencetak motif alami pada kain dengan memanfaatkan bagian tumbuhan, seperti daun.
Pemilihan ecoprint menjadi bagian dari kegiatan edukasi karena teknik tersebut memungkinkan anak-anak belajar memanfaatkan bahan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Daun yang selama ini sering dianggap sebagai bagian tumbuhan biasa dapat digunakan untuk menghasilkan motif dan karya yang menarik.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN terlebih dahulu memberikan pengenalan sederhana mengenai ecoprint. Anak-anak diperkenalkan dengan bahan yang dapat digunakan, cara kerja ecoprint, serta manfaat memanfaatkan bahan alami dalam menghasilkan sebuah karya.
Setelah sesi pengenalan, mahasiswa KKN memberikan demonstrasi secara langsung. Tahapan pembuatan ecoprint diperagakan mulai dari memilih dan menata daun pada media hingga teknik memukul daun secara perlahan agar warna dan bentuknya dapat berpindah ke permukaan media.
Anak-anak terlihat memperhatikan demonstrasi tersebut dengan saksama. Beberapa siswa juga aktif bertanya mengenai proses pembuatan dan hasil motif yang akan muncul pada totebag.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung. Setiap anak mendapatkan totebag kecil sebagai media untuk membuat karya ecoprint. Dengan didampingi mahasiswa KKN, siswa memilih dan menata daun sesuai dengan kreativitas masing-masing.
Setelah daun ditata, anak-anak mencoba memukul permukaan daun secara perlahan agar pigmen dan bentuk alami daun tercetak pada totebag. Mahasiswa KKN turut mendampingi siswa yang masih membutuhkan bantuan selama proses praktik.
Suasana kegiatan berlangsung meriah. Anak-anak tampak senang ketika melihat motif daun mulai tercetak pada totebag masing-masing. Beberapa siswa bahkan menunjukkan hasil karya mereka kepada teman dan mahasiswa KKN.
Selain memberikan pengalaman baru, praktik ecoprint juga menjadi sarana untuk mengembangkan kreativitas dan motorik halus anak melalui aktivitas yang melibatkan proses memilih, menata, dan membuat karya secara langsung.
Mahasiswa KKN berharap kegiatan tersebut dapat memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus mengenalkan nilai kepedulian terhadap lingkungan kepada anak-anak. Pengenalan pemanfaatan bahan alami sejak dini diharapkan dapat membentuk kebiasaan positif serta mendorong anak untuk lebih peka terhadap lingkungan di sekitarnya.
Melalui kegiatan tersebut, totebag hasil ecoprint tidak hanya menjadi karya yang dibawa pulang oleh siswa. Lebih dari itu, karya tersebut menjadi pengalaman bagi anak-anak untuk memahami bahwa bahan sederhana di sekitar mereka dapat dimanfaatkan menjadi sesuatu yang kreatif, bermanfaat, dan bernilai.
Peulis: Tim mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 204
Editor: R. D. Pramesti





