32 C
Semarang
, 15 April 2024
spot_img

Mahasiswa KKN UPGRIS Beri Penyuluhan Pencegahan Stunting di Desa Mluweh Ungaran

Kabupaten Semarang, JatengNews.id – Mahasiswa KKN UPGRIS memberikan penyuluhan pencegahan stunting di Desa Mluweh, Kecamatan Ungaran Timur Kabupaten Semarang.

Mahasiswa KKN UPGRIS memberikan penyuluhan pencegahan stunting di Desa Mluweh merupakan mahasiswa KKN kelompok 76 digelar, Minggu 25 Februari 2024.

Kegiatan yang dilakukan merupakan salah satu program kerja KKN di bidang kesehatan guna mengajak masyarakat sadar akan pentingnya pencegahan stunting pada anak dan ibu hamil.

Baca juga: KKN UPGRIS Kelompok 84 Adakan Pelatihan Pembuatan Biowash dari Limbah Ekstrak Daun Bawang

“Bayi yang baru lahir harusnya diberikan vaksin tepat waktu dan ibu balita sadar akan pentingnya vaksin di posyandu terdekat,” jelas Bidan Wanis Baradja.

Untuk mencegah stunting, langkah yang paling tepat adalah menjaga pola makan yang sehat, pemenuhan gizi pada ibu hamil, menjaga sanitasi, serta keikutsertaan ibu hamil pada pemeriksaan rutin di posyandu terdekat.

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis sehingga anak lebih pendek untuk usianya.

Stunting ini disebabkan karena kurangnya asupan gizi anak pada seribu HPK, praktik pemberian makanan yang buruk pada ibu hamil, terbatasnya layanan antenatal care dan postnatal care, kurangnya akses pada makanan bergizi, dan kurangnya ke akses ke air bersih.

Penyuluhan pencegahan stunting dilaksanakan di rumah Bidan Wanis Baradja yang dihadiri oleh ibu dan balita Desa Mluweh, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.

Melalui penyuluhan ini diharapkan agar ibu-ibu lebih memperhatikan hal-hal yang menyebabkan anak mengalami stunting, karena tanggung jawab kesehatan anak berada di tangan ibu.

Kelompok 76 yang terdiri dari 16 mahasiswa dibimbing Dosen Pembimbing Lapangan Dr. Agung Prasetyo, S.Psi, M.Pd.

Pelaksanaan KKN mulai 16 Februari—16 Maret 2024. Mahasiswa yang terjun berasal dari seluruh fakultas di Universitas PGRI Semarang.

Kegiatan yang dilakukan diharapkan dapat bermanfaat untuk masyarakat terutama ibu hamil dan balita. Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat, yang mengapresiasi inisiatif mahasiswa dalam menyediakan informasi yang berguna dan relevan.

Baca juga: Meriahkan HPSN 2024, KKN UPGRIS Kolaborasi Bersama Tim Krapyak Bersinar Gelar Tukang Makan dan Lomba

Para peserta penyuluhan berharap agar kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan secara berkala guna meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi yang baik untuk tumbuh kembang anak-anak.

Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat, diharapkan perlahan namun pasti, angka stunting di Indonesia dapat terus menurun menuju angka yang lebih baik di masa depan. (01)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN