30 C
Semarang
, 13 April 2024
spot_img

Kapolri Sigit Sebut Arus di Kalikangkung Naik 4 Persen

Semarang, JatengNews.id – Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo hadir Mapolda Jateng dan Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, sebagai tanda dimulainya Operasi Ketupat Candi atau yang dikenal dengan pengamanan arus mudik lebaran.

“Tadi pagi kita bersama secara serentak apel gelar pasukan mandai dimulainya Oprasi Ketupat Candi,” jelasnya kepada Jatengnews.id Rabu (3/4/2024) sore.

Berdasarkan data Polda Jateng, ada 12.506 personil gabung TNI Polri yang siap membantu seluruh masyarakat yang bakal mudik ke Jateng atau melalui Jateng.

Baca juga: Pemprov Jateng Lepas 12 Ribu Peserta Mudik Gratis

“Kita bersama-sama melakukan peninjauan, kemarin sudah mengecek di Merak Bakauni dan sekarang di GT Kali Kangkung. Tadi kita sudah mendapat laporan terkait dengan kesiapan,” ujarnya saat melakukan peninjauan di GT Kalikangung Kota Semarang.

Kiranya, kenadaraan yang masuk di Gerbang Tol Kalikangkung ini bakal meningkat sebanyak 4 persen pada arus mudik lebaran 2024 dibandingkan arus mudik 2023 lalu.

“Untuk arus baliknya akan meningkat sekitar 1,5 persen. Sehingga ini membutuhkan perhatian khusus,” paparnya.

Artinya, kendaraan-kendaran bakal bertambah dibanding sebelumnya yang memasuki wilayah Kota Semarang atau melintasi jalur di Jateng.

Kapolri Tekankan 3 Hal

Menurut Kapolri, Jendral Pol Listyo kenaikan arus mudik teraebut harus ada poin yang ditekan-tekan supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan.

Pertama, bagaimana para personil gabungan dan stake holder bisa bahu-membahu mengurai kondisi jalan jika memang terjadi kemacetan.

“Kemudian penambahan pintu tol dan sistem pembayaran terkait dengan pelayanan masyarakat yang menggunakan tiket tol,” katanya.

Baca juga: 18,23 Juta Pemudik Diprediksi Masuk Jateng, Jadi Peluang Ekonomi?

Sehingga pihak jasa perlu menambahkan petugas di setiap gerbang tol supaya segera teratasi jika terjadi trobel kartu atau sebagainya.

“Gunanya untuk mengurai kemacetan (di gerbang tol) sekaligus juga memberikan informasi terkait dengan wilayah-wilayah yang kemarin menjadi titik banjir,” katanya.

Lanjutnya, ia mendata ada 11 titik rawan banjir yang perlu diketahui masyarakat supaya menambah kewaspadaannya. (Kamal-01)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN