30 C
Semarang
, 27 May 2024
spot_img

Nilai Ekspor Jawa Tengah Tembus US$950,59 Juta

Semarang, Jatengnews.id – Nilai ekspor Jawa Tengah pada Maret 2024 sebesar US$ 950,59 juta atau naik 3,05 persen dibanding ekspor pada Februari 2024.

Kepala BPS Provinsi Jawa Tengah, Dadang Hardiwan mengatakan begitu pula jika dibandingkan dengan ekspor Maret 2023 naik sebesar 5,04 persen.

Baca juga : Tekanan Inflasi Jawa Tengah Mereda Pasca Idul Fitri

“Ekspor non migas pada Maret 2024 mencapai US$ 903,13 juta, naik sebesar US$ 0,63 juta atau 0,07 persen dibanding nilai ekspor non migas pada Februari 2024,” katanya dikutip Sabtu (04/05/2024).

Tiga negara tujuan ekspor non migas terbesar pada Maret 2024 meliputi Amerika Serikat dengan nilai US$ 382,27 juta, disusul Jepang US$ 69,35 juta dan Tiongkok US$ 47,98 juta.

Kontribusi ketiganya sebesar 56,60 persen selama Januari-Maret 2024. Neraca perdagangan Jawa Tengah pada Maret 2024 defisit US$ 84,67 juta.

“Neraca perdagangan migas mengalami defisit US$ 436,08 juta sedangkan neraca perdagangan non migas mengalami surplus US$ 351,41 juta,” jelasnya.

Sementara itu, nilai impor Jawa Tengah pada Maret 2024 sebesar US$ 1.035,26 juta atau turun 24,53 persen dibanding impor pada Februari 2024. Begitu pula jika dibandingkan dengan impor Maret 2023 turun sebesar 18,24 persen.

Impor non migas pada Maret 2024 mencapai US$ 551,72 juta, turun sebesar US$ 204,06 juta atau 27,00 persen dibanding nilai impor pada Februari 2024.

Baca juga : Penanganan Stunting di Pasar Banggi Jadi Salah Satu yang Terbaik di Jawa Tengah

“Tiga negara pemasok barang impor non migas terbesar pada Maret 2024 ditempati oleh Tiongkok dengan nilai US$ 223,92 juta, Amerika Serikat US$ 36,87 juta dan Australia US$ 34,11 juta,” katanya. (03)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN