28 C
Semarang
, 31 May 2024
spot_img

Tangani Stunting PKK Jepara Optimalkan Posyandu

Jepara, Jatengnews.id – Tim Penggerak (TP) PKK kecamatan diminta untuk memaksimalkan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), yang ada di kelurahan maupun di desa-desa. Khususnya, dalam menangani kasus stunting.

Hal itu disampaikan Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta pada peningkatan kapasitas bagi pengurus TP PKK kabupaten setempat, belum lama ini.

Baca juga : Cegah Stunting, PDA Sosialisasikan Program KB

Menurutnya, Posyandu mempunyai peran yang sangat besar dalam mengatasi stunting di Kabupaten Jepara.

“Posyandu kita jumlahnya ada 1.132, mohon berkenan peran aktif (Posyandu) di desa lebih digalakkan lagi,” tutur Edy dikutip dari laman resmi Pemprov Jateng Sabtu (11/05/2024).

Disampaikan, berdasarkan data yang dia terima, sampai saat ini masih ada sekitar 4.041 anak stunting. Sehingga, ibu-ibu TP PKK dapat ikut membantu menurunkan angka stunting tersebut.

Apresiasi disampaikan Pj Bupati Jepara kepada beberapa desa, yang berhasil meraih predikat desa dengan zero stunting. Yakni, Desa Bucu (Kembang), Desa Dorang (Nalumsari), Desa Nalumsari (Nalumsari), Desa Panggung (Kedung), Desa Semat (Tahunan), dan Desa Tubanan (Kembang).

Baca juga : Angka Stunting di Kabupaten Rembang Turun Tajam Menjadi 19,5 Persen

Tidak hanya itu, Edy juga meminta TP PKK untuk berperan dalam menangani masalah Anak Tidak Sekolah (ATS), dengan segera melaporkan ke pihak terkait, jika menemukan ATS di wilayahnya. Data terbaru, lanjutnya, masih ada sekitar 1.023 ATS. (03)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN