31 C
Semarang
, 24 May 2024
spot_img

Bernostalgia di Wisata CLBK Semarang, Yuk Nikmati Air Terjun yang Elok Hingga Alam yang Sejuk

Semarang, JatengNews.id – Wisata alam di Jawa Tengah tak jarang menjadi tujuan bagi masyarakat di luar daerah. Seperti yang ada di Hutan Kalisidi Kecamatan Ungaran Kabupaten Semarang.

Berlokasi di Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, wisata alam ini menyajikan pemandangan air terjun yang bisa memanjakan mata pengunjung dan masyarakat pecinta alam yang sungguh menakjubkan.

Sebagai informasi, akses menuju lokasi wisata Semarang ini tergolong mudah, dengan waktu tempuh sekitar 20 menit dari Alun-Alun Lama Ungaran.

Nama wisata tersebut adalah Air terjun (Curug) Lawe Benowo Kalisidi atau masyarakat biasa menyebutnya sebagai CLBK.

Baca juga: 10 Tempat Wisata di Jepara Surga Tersembunyi Dari Jawa Tengah

Tempat ini menyediakan wisata alam yang elok sehingga para pengunjung bisa berswafoto dengan teman, pacar, keluarga dan mungkin gebetan atau kenalan.

Tidak hanya berswafoto, di wisata CLBK Semarang kita juga bisa menikmati sejuknya kemurnian air pegunungan yang masih asri dan dingin.

Para pengunjung yang hadir wisata CLBK Semarang, ada juga yang melakukan aktivitas masak-masak ria di tengah hutan hingga ada yang melakukan nostalgia.

Fasilitas Wsiata Lengkap

Seperti Misbah (27) yang datang bersama istrinya sengaja datang bernostalgia pada masa dirinya dulu datang bersama teman-teman kuliahnya di salah satu kampus di Kota Semarang.

Menurutnya, tempat ini saat ini menjadi sangat berubah bahkan fasilitasnya mulai lengkap hingga kebersihannya benar-benar terjaga.

“Saya dulu pertama kesini belum seperti ini, dulu belum sebagus ini dengan fasilitas lengkap mulai dari WC tempat sholat sampai di atas, bahkan setiap sudut jalur hikingnya sudah disediakan tempat sampah,” ucapnya pengunjung asal Pekalongan yang saat ini tinggal di Gunung Pati ini kepada JatengNews di akhir pekan kemarin.

Suasana keramaian di wsiata CLBK Kabupaten Semarang. (Foto: JatengNews)

Bagi yang suka dengan keramain namun di tempat alam, weekand bisa menjadi waktu yang tempat tujuan karena mengingat seharinya kunjungannya di CLBK bisa mecapai ratusan hingga ribuan (setiap Weekend).

Baca juga: Empat Wilayah di Temanggung Disulap Jadi Desa Wisata

Sedang untuk yang suka di kesunyian tentunya hari aktif atau Weekday tentu menjadi pilihan terbaik.

Meskipun kunjungannya yang cukup lumayan ramai, tentunya tidak menghilangkan keasrian alamnya. Jalur hiking di CLBK ini juga tergolong landai atau tidak curam sehingga cocok bagi para pecinta alam yang masih pemula untuk mengeksplor lokasi ini.

Mahasiswa dari Salatiga, Hanisa membenarkan, bahwa berwisata di CLBK menjadi lumayan asik bagi pemula yang ingin mencoba kemampuan betisnya untuk menyusuri perjalanan alam dari lokasi parkiran hingga ke air terjun Lawe.

“Capek sih, tapi seru sebenere. lumayan worth it, cuman karena weekand jadi agak ramai. lingkungannya bersih, terus jalannya juga enak untuk dilalui,” akunya saat di lokasi curug Lawe, Kamis (9/5/2024).

Dirinya mengaku, menempuh perjalan bersama temannya dari Salatiga hingga lokasi parkir selama hampir 1 jam dengan sepeda motor.

“Perjalanan tadi 45 menitan (dari Salatiga), jalan kakinya 1 setengah jam kita hiking dari parkiran,” katanya sebagai pengalaman pertama berwisata di CLBK.

Mahasiswa semester empat tersebut merasa, hal ini bakal menjadi kenangan baginya. karena meskipun capek dan agak membuat kapok jalan kakinya, dirinya merasa tempat ini menjadi lokasi yang cocok untuk berlibur.

Pengembangan Wisata

Kepala Pengelola CLBK Semarang, Muhajirin (46) mengemukan, hal ini bisa menjadi cara untuk mengembangkan pariwisata Jawa Tengah serta peningkatan daya saing UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) di sektor ekonomi kreatif.

Seperti yang telah menjadi 10 program prioritas PJ Gubernur Jateng. Bahkan dirinya ingin membawa wisata Jawa Tengah bersaing dengan provinsi tetangga yakni Jawa Barat dan Jawa Timur.

Keseruan di wisata CLBK Kabupaten Semarang. (Foto: JatengNews)

“Kita tidak ingin membanding-bandingkan tapi kita harus bisa memajukan Jateng terus, khususnya dipengembangan wisatanya. dulunya disini hutan belantara, hingga sekarang banyak yang mengunjungi dari berbagai daerah, hingga manca negara,” jelasnya perihal upaya peningkatan kunjungan wisatawan di Jawa Tengah.

Baca juga: Prediksi 5 Objek Wisata di Jateng Banyak Dikunjungi Wisatawan Libur Lebaran 2024

Sepanjang jalur hiling sejauh 2,5 Kilometer, Muhajir menyebutkan ada 11 UMKM yang ikut mencari rejeki, guna meningkatkan perekonomian di Jateng.

“kita sudah puluhan tahun buka (20-30 tahun), tentu tujuan utama kita ya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat disekitar kita,” jelasnya.

Perhari ini Kamis (9/5/2024) saja, dirinya menyebutkan data loket pengunjung ada 500 lebih datang di lahan perhutani yang dikelola oleh Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH).

“Ramai-ramainya itu ya 200 pengunjung sampai 500 pengunjung, favoritnya weekend di musim kemarau. cuman kalau hari biasa dan musim penghujan itu ya ada beberapa 20-30 an pengunjung,” tandasnya. (Adv-01)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN